Tasrif Abu Bakar, Petani Cirebon Merugi Sampai 30 Milyar Dampak Banjir Sepanjang Awal Tahun 2021

By Kang Eza 11 Feb 2021, 11:34:40 WIB
Tasrif Abu Bakar, Petani Cirebon Merugi Sampai 30 Milyar Dampak Banjir Sepanjang Awal Tahun 2021

Keterangan Gambar : Kondisi area pesawahan yang terendam banji di Kabupaten Cirebon


Hallonusantara.com – Cirebon, JABAR

Masih segar dalam ingatan para petani Cirebon tentang banjir yang terjadi pada tanggal 18-19 Januari 2021 silam. Pada saat itu seluas 5400 hektar tanaman padi terendam yang menimbulkan kerugian kurang lebih mencapai Rp. 20.000.000.000,- (Dua Puluh Milyar Rupiah).

Seperti yang dikatakan oleh Tafsir Abu Bakar, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Cirebon, disaat petani telah melakukan pemupukan, perbaikan tanaman dan tanam ulang, pada tgl 7- 8 februari 2021 banjir menerpa kembali dengan skala yangg cukup besar, banyak tanaman padi yang sudah dipupuk dan sudah direnovasi sirna tenggelam tersapu banjir. 

Baca Lainnya :



“Petani mengeluh darimana pupuknya jatah pukdidi sudah habis, dari mana benihnya kalo sebar lagi akan terlambat panen dan kalo harus membeli harganya mahal,” ucap Tafsir

“Walaupun luasan banjir kali ini belum terdata secara pasti namun dipastikan separuh jumlah banjir sebelumnya, yakni 2700 hektar yang tersebar di wilayah Kapetakan, Suranenggala, Gunungjati, Panguragan, Gegesik dan Kaliwedi, diperkirakan rusak dan gagal panen,” tambahnya

“Memang bencana banjir merupakan ujian dari yang Maha Kuasa untuk umatnya, terutama para petani, namun demikian bencana ini jangan dianggap kecil yang seolah olah tidak terlihat dan terdengar oleh pemangku kebijakan, bencana ini seolah olah terlibas oleh nuansa berita kudeta partai dan berita politik lainya,” ungkapnya 

“Sampai saat ini belum ada tangan-tangan yang perduli terhadap bencana yang telah menelan kerugian petani lebih dari 30 milyar ini. Untuk itu kami berharap kepada birokrasi pemangku kebijakan, legislatif dan segala intansi terkait dapat membantu para petani dalam menyelesaikan permasalahan ini,” pungkas Tasrif. (Jumadi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment