Bupati Sumedang Bersama Poktan Kanem Budidayakan Padi Organik

Hallonusantara.com || SUMEDANG –Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama poktan kanem yang membudidayakan padi organik, melakukan panen raya perdana diareal pesawahan milik poktan kanem, di Desa Cikurubuk, Kecamatan Buahdua – Sumedang, sabtu (23/07/2022).

Dalam melaksanakan panen raya, bersama bupati turut hadir unsur Dinas tanaaman pangan dan Holtikultura Jawa Barat, Kedis pertanian Sumedang, Kadishub Sumedang, Camat Buahdua, Kades Cikurubuk, para anggota kelompok tani, serta warga masyarakat setempat.

Dikatakan Muhammad Fadar Junawar Kepala Desa Cikurubuk, bahwa budidaya padi organik dapat memangkas biaya operasional, karena petani tidak perlu membeli pupuk kimia. Dengan budidaya padi organik, produksi padi pun dapat meningkat.

“Budidaya padi organik ini menggunakan pupuk alami yang diproduksi sendiri bukan pupuk kimia yang ada di pasaran, sehingga biaya operasional lebih ekonomis,” ujar Muhammad Fadar.

Muhammad Fadar menjelaskan, kalau dirata-ratakan biaya operasional bisa turun hingga 70%, pasalnya dari 1 hektar lahan biasanya memerlukan pupuk kimia sebanyak 7 kwintal urea bersubsidi dengan harga 260rb, berarti memerlukan biaya diatas Rp. 1,6 jt. Kalo menggunakan buatan sendiri, 1 hektar lahan cukup mengeluarkan biaya sekitar Rp. 300rb.

“Jadi jelas selain produksi dapat meningkat, biaya operasionalnya pun dapat ditekan. Dan untuk penyediaan pupuknya sendiri, kami telah menyediakannya melalui Bumdes,” jelasnya.

Lebih lanjut Kepala Desa Cikurubuk menuturkan, bahwa budidaya padi organik di desanya telah lulus uji sertifikasi dari dinas pertanian dan holtikultura Jawa Barat, dan pihaknya dapat membeli gabah hasil panen para petani dibeli dengan harga lebih mahal dari harga pasar. Dia pun berencana untuk melakukan perluasan lahan untuk budidaya padi organik.

Sementara itu Bupati mengapresiasi dan mendukung sepenuhnya dalam upaya pengembangan pertanian organik ini yang menurut lebih menguntungkan dan menyehatkan.

“Dari segi harga jual lebih tinggi dari pada hasil pertanian konvensional yang berketergantungan pada pupuk kimia. Dengan menggunakan pupuk organik, selain beras dan tanahnya sehat, hasilnya pun lebih baik dan lebih menguntungkan,” ujar Dony.

Terkait rencana pengembangan lahan untuk budidaya padi organik ini, Dony pun sangat mendukung, dan diharapkan Cikurubuk bisa menjadi role model budidaya padi organik di Jawa Barat.

“Saya sangat mengapresiasi dengan rencana kepala Desa Cikurubuk ini, mudah-mudahan semua bisa mencontoh Cikurubuk. Dan semoga Cikurubuk bisa menjadi role model budidaya padi organik di Jawa Barat,” pungkasnya.   (Agus HD)

3 4 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments