Hukum  

BPD Margamulya Sempat Pertanyakan Penjualan Jalan, Sekdes Benarkan Lahan Pengganti Belum Atas Nama Aset Desa

Hallonusantara.com || KARAWANG – Pertanyaan Arup Suryana salah seorang warga masyarakat Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat yang mempertanyakan berubah fungsinya jalan desa menjadi bagian dari salah satu kawasan industri mendapat respon langsung dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Margamulya.

Daman Aen selaku Ketua BPD Margamulya yang didampingi beberapa orang anggotanya, pada saat diwawancara oleh kalangan awak media mengatakan, bahwa pihaknya sendiri sebelumnya tidak mengetahui adanya proses peralihan fungsi jalan yang merupakan aset milik Desa Margamulya menjadi bagian dari salah satu kawasan industri, dengan cara dijual belikan, yang kemudian berdasarkan pengakuan mantan Kepala Desa (Kades), uangnya dibelikan kepada lahan lain.

“Kami juga mengetahuinya setelah ada masyarakat yang mempertanyakan, sampai timbul kecurigaan yang beraroma negatif dari masyarakat kepada BPD. Padahal, jangankan terlibat langsung, apa lagi sampai menerima sesuatu dari proses transaksional yang dilakukan oleh almarhum mantan Kades Margamulya. Tahu saja tidak, karena dari mulai rencana sampai prosesnya, BPD tidak diajak bicara sama sekali,” Ungkapnya

Masih menurut BPD Margamulya, “Selain adanya informasi dan desakan masyarakat, BPD juga mendapat informasi dari Kades tetangga, yaitu Kades Wanasari. Bahwasanya mantan Kades Margamulya sudah mendapat pembayaran dari penjualan jalan tersebut. Tapi, meski begitu si mantan Kades masih bungkam. Padahal informasi dan bukti sudah sampai kepada BPD,”

“Atas kecurigaan masyarakat, sampai menduga BPD kebagian uang penjualan jalan, kami jadikan sebagai pemicu untuk mengklarifikasi langsung dengan cara mengundang Kades pada waktu itu. Hanya saja yang sangat disayangkan, sampai tiga kali mengundang mantan Kades, yang bersangkutan tidak pernah kooperatif memenuhi undangan klarifikasi BPD,” Sesalnya.

Ditambahkan olehnya, “Karena merasa buntu, akhirnya BPD mengundang pihak penjual lahan untuk mengklarifikasi kebenaran pembelian lahan oleh mantan Kades Margamulya, dan penjual lahan mengakui. Bahwasanya benar lahannya sudah dibeli oleh mantan Kades Margamulya,”

“Hanya saja, sejak adanya proses pembelian lahan yang diclaim sebagai lahan pengganti. Selain tidak pernah melibatkan BPD dan lembaga Desa lainnya, lahan pengganti yang berlokasi di Cibogo tersebut, statusnya belum menjadi aset Desa Margamulya,” Katanya.

Meski prosesnya terhitung sudah lama, tapi proses pembayarannya baru dilakukan pada Tahun 2021. Padahal, kalau pun memang uang sempat terpakai? Tinggal terbuka saja kepada BPD, kami juga tidak akan terus – terusan mengundang klarifikasi. “Ini mah setelah kami lakukan pemanggilan terhadap saksi, dan ada bukti berupa kwitansi, baru mau terbuka,” Tegasnya.

Terpisah, saat dikonfirmasi, Sekretaris Desa (Sekdes) Margamulya, Dede secara singkat membenarkan bahwasanya lahan yang dibeli dari uang hasil penjualan jalan belum diatas namakan sebagai aset milik Desa, dan baru akan dilaporkan kepada Camat Telukjambe Barat. (Alhas).

1 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments