Hukum  

Dilaporkan Ke Polres Way Kanan Dari Tahun 2020,  Terlapor  Bambang Irawan Malah Justru Terus Menerus Mengusai Lahan

Hallonusantara.com – WAY KANAN – Pasca cek lokasi yang sudah dilakukan penyidik polres Way Kanan pada hari selasa 11 januari 2022,  yang turut dihadiri  penasehat hukum para pelapor dan diketahui setelah sama sama cek di lokasi, surat berupa peta yang miliki sudah bersesuai  dengan fakta di lokasi perkebunan baik dengan para pihak pihak batas tanah perkebunan, namun hingga sekarang kasus penyerobotan lahan perkebunan sawit, dan pencurian buah sawit  belum ada kejelasan, karena faktanya  di lapangan  terlapor Bambang Alida Irawan  malah justru terus menerus mengusai lahan perkebunan sawit.

“Untuk diketahui Publik kasus penyerobotan lahan perkebunan sawit, dan pencurian buah sawit  dilapor sejak tahun 2020 oleh para pelapor,”

Bukti  sesuai laporan polisi yang dilaporkan Agus Arya Dinata nomor : TBL/B-334/VII/2015/LPG RES WK tertanggal 25 Juli 2015,  selajutnya di minta ulang buat laporan polisi nomor : LP/627/XI/2020/POLDA LPG/ RES WAY KANAN/SPKT pada hari jum’at  tanggal 13 Nopember 2020. Dan Laporan oleh Ibrahim Tusin Nomor : STTLP/B-629/XI/2020/POLDA LAMPUNG/SPKT RES WAY KANAN.

Proses hukum yang menyita waktu cukup panjang, dan saat ini  di objek lokasi perkebunan sawit terus menerus menuai permalahan, hal ini disampaikan Ibrahim Tusin selaku pelapor pada rabu 13/04, mengatakan saya dapat informasi Bambang masuk ke kebun dan melakukan kegiatan, lantas sayapun langsung ke kebun juga sampai disana benar ada bambang dan beberapa orang lainnya.

“Lalu Bambang saya tanya sedang apa kamu disini, dan bambang menjawab saya ngurus kebun ini karena saya dapat perintah dari pak Ganta, dan kalian tidak perlu menghalangi saya, karena saya sudah kalian laporkan ke polres Way Kanan, jadi kita gak perlu berdebat lagi.”

Begitu jawaban Bambang kepada saya,  jadi saya selaku pelapor menjadi bingun, Bambang seperti tidak menghargai proses hukum, untuk itu saya minta kepada penegak hukum harus tegas menyikapi laporan yang sudah kami buat, karena kami yang sebagai korban malah justru seperti kehilangan hak kami ungkap Ibrahim Tusin.

Terpisah ditemui dilokasi perkebunan sawit Bambang menyapaikan saya ini, hanya selaku penerima kuasa dari pak Ganta, jadi kegiatan hari ini dikebun bedasarkan perintah dari pak Ganta, ucap Bambang rabu 13/4.

“Gak usah ada yang menghalangi kegiatan saya di perkebunan ini, karenakan sudah jelas mereka yang merasa memiliki kebun, sudah melaporkan saya ke polres, kata Bambang,”

Bambang berujar silahkan kalao ada pihak lain yang mengakui lahan perkebunan sawit ini, misalnya seperti pak Tamanhuri, Lingga juga termasuk pak Budi sebaiknya mereka bertemu dengan pak Ganta, apa yang menjadi permasalahan di bahas bersama saya siap memfasilitasi dari pihak pak Ganta. (D/T)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments