Hukum  

Tak Berselang Lama Setelah Korban Pelecehan Seksual Didampingi Lapor Polisi oleh LMP, Kapolres Subang Langsung Datangi Rumah Korban

Hallonusantara.com || SUBANG – Dugaan peristiwa pelecehan yang menimpa FO (15) pada tanggal 5 Juni 2022 lalu, membuat keluarga korban yang tinggal di Dusun Tegal Tangkil, Desa Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat bingung. Karena pasca adanya kejadian tersebut, orang tua FO hanya bisa berdiam diri.

Namun setelah bertemu dengan Ketua Laskar Merah Putih Markas Daerah Jawa Barat (Kamada LMP Jabar), H. Awandi Siroj Suwandi, ayah FO, Api Marzuki seperti menemukan secerca harapan akan nasib anaknya.

Tanpa menunggu lama, Kamada LMP Jabar, langsung memerintahkan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) LMP beserta jajaran kepengurusan Markas Cabang (Marcab) Subang dan Markas Anak Cabang (MAC) Kecamatan Blanakan, langsung memberikan pendampingan.

Tak tanggung – tanggung, abah Wandi sapaan akrabnya, meminta jajaran dibawahnya untuk langsung menempuh langkah hukum pidana, dengan membuat Laporan Polisi (LP) langsung ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Subang.

Alhasil, setelah LP dibuat. Selain penyidik, Kapolres Subang AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., setelah selesai melaksanakan kegiatan pengamanan kunjungan Presiden RI di Subang, langsung bertolak ke kediaman orang tua FO, untuk menyampaikan rasa empati sekaligus support mental, serta memberikan bantuan berupa sejumlah uang dan bahan pokok makanan.

Mengetahui sikap responsif Kapolres Subang, abah Wandi mengungkapkan rasa haru sekaligus kebanggaannya terhadap Aparat Penegak Hukum (APH) yang memiliki rasa empati yang begitu tinggi tersebut.

Dikatakannya, “Terus terang, saya sangat terharu dan bangga. Beliau sebagai pejabat utama dan orang nomor satu di Polres Subang mau bertandang langsung ke rumah orang tua korban. Padahal sebagai pimpinan, bisa saja beliau memerintahkan anak buahnya,” Rabu, (13/7/2022).

“Ini merupakan salah satu figur pemimpin yang patut menjadi teladan bagi kita semua,” ucapnya

“Kasus yang menimpa FO ini menjadi sangat penting bagi kami. Karena betapa sakitnya keluarga korban, khususnya ayah FO. Karena bagi LMP, harkat dan martabat seorang perempuan serta anak, harus benar – benar dijaga dan dilindungi,” tegas abah Wandi

Ditanbahkannya, “Oleh sebab itu, LMP akan terus fokus mengawal kasusnya sampai benar – benar tuntas, hingga tahap 2 persidangan. Kemudian dalam kasus ini, LMP ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, bahwa jangan pernah takut untuk menempuh upaya hukum, bila ditemukan atau menemui dugaan pelecehan terhadap perempuan dan anak,”

“Apa bila untuk melangkah sendiri merasa tidak percaya diri dan ada rasa ketakutan untuk melapor ke pihak berwenang. Maka saya sampaikan, tidak perlu segan – segan untuk meminta pendampingan kepada LMP,” ujar abah Wandi

FO sendiru merupakan seorang anak dibawah umur yang berkebutuhan khusus, merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara dari pasangan Api Marzuki dan Nani (Alm). (Juhana)

5 1 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments