Cerdaskan Ekonomi Pangan Masyarakat, Dr. Netty Gelar Komunikasi, Informasi Dan Edukasi Pangan Sehat

Hallonusantara.com | | Indramayu, JABAR – Seiring dengan meroketnya kenaikkan harga Pangan ditengah arus Globalisasi. Masyarakat yang kian cerdas menggali perekonomian, terutama dibidang olahan makanan melaui pabrikan maupun rumahan dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup.

Tidak sedikit produsen yang nakal manfaatkan daya beli masyarakat dengan produksi pangan atau makan, dan lainnya bisa membahayakan. Mengantisipasi hal tersebut tentu tidak mengharapkan benar-benar terjadi di Kabupaten Indramayu. Anggota  DPR-RI Komisi IX Dr.  Hj. Netty Prasetiyani S.S., M.Si., di dampingi Anggota Dewan DPRD Kabupaten Indramayu H. Ruswa, dengan menggandeng Badan POM Kabupaten Indramayu mengadakan komunikasi Informasi dan Edukasi untuk mensosialisasikan keamanan pangan kepada masyarakat Kabupaten Indramayu, Jumat(10/07/2022).

Kegiatan komunikasi Informasi dan Edukasi atau Sosialisasi tentang ketahan pangan terhadap masyarakat ini digelar di Aula Rumah Makan Cimanuk, Desa Bangkalan, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu.

Dalam kaitannya Netty mengatakan,

“Sosialisasi ini dilakukan agar masyarakat sadar akan pentingnya kesehatan terutama untuk personalnya, keluraga, dan orang lain. Kesehatan bisa terjaga dengan cara kita harus dengan pintar memproduksi, menjual dan mengonsumsi makanan pangan tersebut agar benar – benar menjamin dengan aman,” ujar Netty.

Masyarakat harus cerdas dan teliti.

Lebih lanjut Netty menjelaskan, “Pentingnya teliti mengecek pangan sebelum membeli untuk dikonsumsi dan sadar akan olahan pangan berbahaya, antara lain mengecek segel kemasan dan tanggal kadaluarsa(expire-red), menghindari pangan dengan bahan pengawet, seperti Borax, Formalin, begitu juga dengan pewarna yang bukan peruntukkannya,” terang Netty.

Senada dengan yang disampaikan Netty, Dr. Indri mewakili BPOM-RI di Kabupaten Indramayu menambahkan, masyarakat harus lebih memilih cerdas, untuk selalu mengecek bahwa peredaran Pangan/makanan tersebut harus memiliki cap Hallal dan tentunya sudah terdaftar di BPOM-RI untuk mengantisipasi produksi pangan ilegal,” tegas Indri.

Masih terkait masalah tentang pangan kata Indri, “Badan POM(BPOM). Merupakan badan organisani yang terstruktur dalam segala hal pengawasan produksi pangan basah maupun pangan kering begitu juga berbagai macam minuman, obat-obatan  dan lain sebagainya,” terang Indri.

Masyarakat harus mampu menjadi kader keamanan pangan untuk keluarga dan warga lingkungannya.

Sebagai penutup dalam acara tersebut, Netty berharap serta terus menerus mengajak masyarakat memperhatikan makanan yang dikonsumsi,

“Ini penting, jika kita ingin Indramayu cerdas, berkualitas, sumber daya masyarakat yang tinggi dan sehat, tentunya kita harus memastikan anak – anak kita adalah bagian dari putra putri kita agar tumbuh ideal dengan pola makan yang tergolong sempurna, thayyib, Hallal, dan bergizi. Dan tentunya kita sebagai orang tua harus mampu menjadi kader keamanan pangan dan makanan khusus dalam mengelola keluarga sendiri dan pada umumnya dilingkungan sekitar, guna mencapai Kabupaten Indramayu dengan masyarakatnya yang sehat, tentrem, ayem, dan sejahtera,”pungkasnya(Sumadi Kumis)

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments