Ragam  

Pekerjaan Normalisasi Yang Di Kerjakan Oleh CV Mulya Sejati Di Duga Tidak Sesuai Dengan RAB

Hallonusantara.com || Subang – Pekerjaan yang di laksanakan oleh CV.Mulya Sejati dengan jenis pekerjaan Normalisasi di Cikuya Desa Neglasari Kecamatan Pagaden Kabupaten Subang, yang bersumber dari anggaran APBD Kabupaten Subang tahun 2022, senilai Rp.87.105.000 dengan No Kontrak PU.10.01/1.2-SDA/DPUPR-PL/APBD 1.6.3/SPK/X/2022 dengan waktu pelaksanaan 60 hari kalender, di duga pengerjaannya tidak sesuai dengan RAB, Sabtu (26/11) 2022.

Menurut Oo sebagai aktivis dari LSM GMBI saat di wawancarai oleh awak media Hallonusantara.com mengatakan, bahwa Proyek TPT (Tembok Penahan Tanah) yang di kerjakan oleh CV.Mulya Sejati di duga tidak sesuai RAB.

Lanjut Oo bahwa pekerjaan Normalisasi sungai itu merupakan salah satu kegiatan yang bertujuan untuk memperbaiki dan mengembalikan fungsi normal sungai itu sendiri, sekaligus mengatasi permasalahan banjir di sekitar sungai.

“Tapi kenyataan di lapangan bahwa pekerjaan TPT yang di lakukan oleh CV.Mulya sejati di duga kuat  tidak sesuai dengan judul pekerjaan,yang namanya normalisasi harus ada mengerukan bukan hanya di pasang TPT saja,” tegas Oo.

“Sedangkan pemasangan batu pondasi saja ketika di ukur kelokasi kedalaman pondasi cuman 20 cm, yang seharusnya 40 cm, ini pengawas dari pihak PUPR Kabupaten subang saja tidak turun kelapangan bagaimana mau mengawasinya kalau saja pekerjaan tidak di awasi,” pungkas Oo.

Hal senada di ungkapkan oleh pihak pengawas PUPR Kabupaten Subang Pandri saat di Komfirmasi lewat seluler pada Jum’at (25-11-2022) mengatakan, bahwa ia juga mengaku tidak tahu kalau proyek tersebut telah berjalan.

“Saya juga tidak tau pak, bahwa proyek tersebut sudah jalan, sementara itu ada perubahan dan pihak dari pengusahanya juga tiak memberitahu ke saya, kalau seandainya begitu nanti di bayar juga seadanya,” ungkap Pandri.(Juhana)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.