Ragam

Proyek Pembangunan Double Track Kiaracondong-Cicalengka Resahkan Pengguna Jalan

×

Proyek Pembangunan Double Track Kiaracondong-Cicalengka Resahkan Pengguna Jalan

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Bandung – Proyek Pembangunan Double Track Kiaracondong-Cicalengka membuat para pengguna jalan resah, hal tersebut dibuktikan dengan adanya Aduan Masyarakat (Dumas) kepada Lembaga Swadaya Masyarakat Laskar Garuda Indonesia (LSM LGI), Senin (19/12) 2022.

Moehamad Ifan Andita selaku Ketua Umum LSM LGI saat dikomfirmasi awak media Hallonusantara.com mengatakan, bahwa ia mengaku telah banyak mendapat laporan pengaduan dari masyarakat terkait dampak dari proyek pembangunan ”Double Track” Kiaracondong-Cicalengka.

”Sudah banyak laporan pengaduan dari masyarakat yang masuk terkait dampak dari proyek pembangunan Double Track Kiaracondong-Cicalengka, karena banyaknya tanah yang jatuh ke jalan dari truck pengangkut tanah yang keluar masuk dari proyek tersebut,” ungkapnya.

Lebih lanjut Ketum LSM LGI Moehamad Ifan Andita mengungkapkan bahwa, ia juga sering melihat para pengguna jalan yang terjatuh akibat licinnya jalan.

”Kemarin saja ada pengguna jalan yang jatuh karena licinnya jalan, tanah yang berjatuhan dari truck pengangkut tanah ditambah terguyur oleh air hujan membuat jalan jadi licin, hingga pengguna jalan jadi korbannya,” ungkapnya.

Pengguna jalan yang terjatuh mengaku keapada Ketum LSM LGI, bahwa roda ban sepeda motornya menggilas tanah saat hendak memutar arah hingga ia terggelincir dan terjatuh, tepat di depan POM Bensin Kiaracondong, jalan Ibrahim Adjie no.177, Kelurahan Babakan Sari, Kecamatan Kiaracndong, Kota Bandung, bawah Play Oper.

”Saat ia mau putar arah, ban nya menggilas tanah hingga ia terjatuh,” katanya.

Moehamad Ifan Andita mengaku sangat menyayangkan hal tersebut, dan meminta kepada pihak perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut agar bertanggung jawab dan selalu mementingkan kemaslahatan juga keselamatan masyarakat sekitar.

”Saya sangat menyayangkan sekali, dan saya minta kepada perusahaan yang mengerjakan proyek tersebut agar slbertanggung jawab dan selalu memperhatikan kemaslahatan juga keselamatan masyarakat sekitar,” harapnya.

Ketum LSM LGI Moehamad Ifan Andita juga meminta kepada Kapolsek, Danramil, Camat dan pihak terkait lainnya agar bisa secepatnya menyikapi permasalahan tersebut.(Enggal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.