Sosial  

Rayakan HUT Ke 39, PT.Purna Baja Harsco Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak Yatim Piatu

Hallonusantara.com`ǁ CILEGON – PT. Purna Baja Harsco pada awalnya bernama PT Purna Baja Heckett, didirikan pada tanggal 2 November 1983, sebagai perusahaan hasil kerja sama antara Dana Pensiun Krakatau  Steel dan Harsco Corporation (Amerika Serikat), dimana Dana Pensiun Krakatau Steel sebagai pemegang saham mayoritas dalam kerja sama tersebut. Kemudian pada tanggal 15 Maret 2012  perusahaan mengubah nama menjadi PT Purna Baja Harsco.

Dalam Rangka HUT PT.PBH Ke 39  Menggelar Acara Santunan Yatim Piatu bersama dengan Forum Pengusaha Ring 1 Samangraya, dihadiri oleh Presiden Direktur PT.PBH, Dewan Direksi PT.PBH, Kelurahan Samangraya, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Forum Pengusaha Ring 1 Samangraya, Citangkil Selasa (15/11/2022).

Presiden Direktur PT.PBH Edjie Djauhari kepada awak mata media mengatakan, bahwa ini adalah rangkaian acara kegiatan dalam rangka HUT PT.PBH, dengan tema berbagi kebahagiaan bersama anak yatim piatu, di kelurahan Samangraya.

“Kami sangat mengapresiasi kepada Forum Pengusaha Ring 1 Samangraya yang sudah berperan serta dalam kegiatan hari ini, harapan kami kedepan nya semoga bisa terjalin kerjasama yang baik, dengan pengusaha lokal dan juga masyarakat sekitar,” ujar Edjie.

Ketua Forum Pengusaha Ring 1 Samangraya Mastur ditempat yang sama mengungkapkan, bahwa acara peringatan HUT tersebut sekaligus sebagai ungkapan rasa syukur.

“Kegiatan hari ini tidak lain adalah ajang silaturahim dan ucapan syukur kita sebagai makhluk Allah melalui kegiatan bakti sosial berupa santunan anak yatim piatu dan kaum dhuafa,” ujarnya.

Mastur berharap semoga dengan diawalinya kegiatan dengan hal yang positif bisa berdampak positif juga dan menjadkani kegiatan ini rutin dengan adanya kerja sama yang baik antara pengusaha lokal dan masyarakat Samangraya.

“Di HUT yang ke 39 kami mengucapkan semoga PT.PBH tambah maju sukses dan perduli lagi kepada masyarakat sekitar terkait penyerapan tenaga kerja maupun sosial untuk masyarakat tidak mampu,” tutupnya.(Mulyadi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *