Hallo Nusantara || Kabupaten Bekasi — Seorang warga bernama Irwan Paturohman (35), menjadi korban penusukan menggunakan gunting oleh pengendara sepeda motor di Jalan RE Martadinata, Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (19/8/2026).
Peristiwa tersebut bermula saat Irwan dan pelaku berada di sekitar lampu merah SGC Cikarang. Saat itu, terjadi permasalahan antara korban dan pengendara sepeda motor dengan nopol B 4145 FVA yang berada di depannya.
Menurut Irwan, pengendara tersebut kemudian menggeber knalpot sepeda motornya hingga asap kendaraan mengenai wajah korban. Irwan pun menegur pengendara tersebut agar tidak menggeber knalpot karena asapnya mengarah ke wajahnya.
“Awalnya di lampu merah SGC Cikarang, dia ada permasalahan dengan pengendara di depan dan menggeberkan knalpotnya. Asapnya kena muka saya,” kata Irwan dalam unggahannya Senin (24/8/2026).
Irwan mengatakan, teguran tersebut ternyata membuat pengendara tidak terima. Keduanya kemudian menepi ke Jalan RE Martadinata dan kembali terlibat perdebatan.
Situasi semakin memanas hingga pelaku diduga melakukan pemukulan terhadap Irwan. Tidak berhenti di situ, pelaku kemudian mengambil gunting yang disimpan di dalam jok sepeda motornya.
“Dia enggak terima, lalu kita ke pinggir dan terjadi perdebatan kembali. Lalu dia emosi melakukan pemukulan dan mengambil gunting di dalam jok,” ujar Irwan.
Pelaku kemudian menusukkan gunting tersebut ke bagian belakang leher Irwan. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka dan langsung menjalani pemeriksaan medis serta visum.
“Saya ditusuk menggunakan gunting di leher bagian belakang dan mengalami luka,” katanya. Irwan mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cikarang Utara. la juga telah menjalani visum sebagai bagian dari proses pelaporan.
Namun, hingga saat ini, Irwan mengaku belum mendapatkan kepastian mengenai keberadaan maupun proses pencarian terhadap pelaku.
“Saya sudah bikin laporan polisi ke Polsek Cikarang Utara dan sudah visum. Sampai saat ini belum ada kepastian pelakunya di mana,” tuturnya.
(Rifqi)














