Hallonusantara.com | | JAKARTA – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan ke depan TNI akan fokus membangun batalyon seperti Batalyon Infanteri Penyangga Daerah Rawan (PDR) di daerah-daerah tertinggal.
Hal ini diungkapkannya saat acara penyerahan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (Alpahankam) oleh Kemhan kepala Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto di Monas, Rabu (2/10/2024).
Di kutip dari indonesiadefense.com. Kamis (03/10/2024). ” Ya betul. Nanti akan banyak. Kita sedang seting di mana strategisnya pertahanan, dan juga membantu daerah-daerah tertinggal,” kata Maruli.
Lebih lanjut kata Maruli, pembahasan untuk penambahan batalyon untuk daerah tertinggal ini sedang berlangsung dan ia memastikan ide ini bermanfaat untuk masyarakat.
“Banyak, sangat banyak. Jadi di daerah-daerah lain pun, kalau sudah tentara hadir tadi saya sampaikan minimal uang 1.000 orang, Rp 5 miliar di situ berputar. Informal job, dan lain sebagainya. Dan juga nanti pembangunan-pembangun pemerintah daerah bisa dibantu sama tentara ini. Dan kalau sudah teman-teman dengar kita komunikasi semakin intensif masalah TMMD. Karena kalau tentara yang kerjakan jauh lebih murah seperti pembuatan jalan, RTLH, dan air,” kata Maruli.
(Bet)













