Peristiwa

Bentrokan Maut di Menteng Dipicu dari Aksi Geber Motor

65
×

Bentrokan Maut di Menteng Dipicu dari Aksi Geber Motor

Sebarkan artikel ini

Hallo Nusantara || Jakarta – Polisi menjelaskan awal mula bentrokan maut yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat. Berawal dari cekcok saat sarapan nasi uduk di Jalan Matraman Dalam, peristiwa tersebut berakhir menjadi bentrokan hingga satu orang tewas di Jalan Tambak.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung mengatakan, pukul 10.00 WIB pihaknya mendapat laporan soal bentrokan. Warga di Matraman Dalam merasa terusik karena ada dua pengendara menggeber motor di dekat penjual nasi uduk.

“Bahwasanya ada dua orang yang menggunakan kendaraan bermotor melewati jualan-kita tahu bersama yaitu nasi uduk yang gerobaknya terdampak dirusak-itu karena menggeber-geber motornya,” kata Reynold di lokasi kejadian, Minggu (26/7/2026).

Reynold menyebut, suara bising knalpot yang digeber membuat warga Matraman Dalam di sekitar lokasi marah dan menegur pemotor. Namun, kedua pemotor merasa tidak terima hingga memanggil teman-temannya untuk kembali ke lokasi.

“Sehingga knalpot tersebut membuat kebisingan, ditegur tidak terima, dan dua orang itu mengajak teman-teman lainnya sejumlah lima orang kembali ke lokasi yang melakukan keributan bahkan merusak di beberapa UMKM yang ada, bahkan ada warga yang terpukul,” jelasnya.

Selanjutnya, cekcok di Matraman Dalam merembet ke Jalan Tambak. Terjadilah pelemparan batu hingga mengakibatkan dua orang harus dievakuasi ke rumah sakit.

“Dan mengakibatkan warga spontan karena merasa bahwasanya terusik warga lingkungan sekitar, sehingga melakukan pelemparan yang mengakibatkan dua orang di lokasi ini harus dievakuasi oleh kepolisian ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo,” ucapnya.

“Dengan inisial yang satu atas nama inisial K, dan yang satu DS. Kami juga turut berduka cita bahwasanya dengan informasi yang ada, Saudara K umur 23 telah meninggal dunia,” imbuh dia.

(Rifqi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses