MancanegaraNasional

97 WNI dan Staf Kedutaan Berhasil Dievakuasi dari Iran Melalui Azerbaijan, Pemerintah Terus Upayakan De-eskalasi Konflik

270
×

97 WNI dan Staf Kedutaan Berhasil Dievakuasi dari Iran Melalui Azerbaijan, Pemerintah Terus Upayakan De-eskalasi Konflik

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || JAKARTA – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, mengabarkan bahwa 97 orang, terdiri dari 93 WNI, 3 staf kedutaan, dan seorang warga negara Iran (pasangan WNI), telah berhasil dievakuasi melewati perbatasan Iran-Azerbaijan. Pernyataan ini disampaikan Sugiono melalui keterangan resmi saat akan menghadiri Konferensi Tingkat Menteri Organisasi Kerja Sama Islam (KTM OKI) di Turki, Sabtu (21/6/2025), seperti yang dilansir dari InfoPublik, Minggu (22/06/2025).

Sugiono menjelaskan bahwa saat ini, seluruh pengungsi tersebut sedang beristirahat di Baku, Azerbaijan, setelah menempuh perjalanan sekitar 16 jam. “Alhamdulillah, berjalan cukup aman dan cukup lancar, mengingat situasi perbatasan juga yang sedikit agak ramai daripada biasanya,”ujarnya, mengutip keterangannya.

Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga berhasil mengevakuasi empat WNI dari Israel melalui Yordania pada waktu yang bersamaan. “Alhamdulillah, sampai sejauh ini, tahap pertama yang kita lakukan berjalan dengan baik,” imbuhnya, mengutip pernyataan Sugiono.

Pemerintah Indonesia mengharapkan dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar proses evakuasi selanjutnya dapat berjalan lancar dan situasi di Iran segera mereda. Sugiono menambahkan, pemerintah terus berupaya agar ketegangan konflik antara Iran dan Israel dapat dibawa ke meja perundingan.

Ketegangan antara kedua negara meningkat sejak serangan udara Israel ke sejumlah lokasi di Iran, termasuk fasilitas militer dan nuklir, pada Jumat (13/6/2025). Serangan ini memicu Iran untuk melancarkan serangan balasan ke beberapa titik di Israel pada hari yang sama.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses