Hallonusantara.com ǁ Cianjur – Seminggu terakhir 7 unit kendaraan roda dua di gondol maling di Desa Cibodas Parigi, kecamatan Pacet, Kabupten Cianjur, milik Dasep warga Kp Cibodas Parigi Desa Cibodas, yang di simpan di dalam rumahnya, kejadian di perkirakan pukul 03:00 dini hari (01.02.2023).
“Pada saat kejadian saya sedang terlelap tidur bersama keluarga setibanya subuh saya baru menyadari bahwa 2 unit motor saya yang berjenis Vixion dan matic hilang di Gondol maling, maling yang di nilai nekat ini membobol pagar rumah dengan cara di angkat atau merusak kunci pagar tralis yang di kunci menggunakan gembok namun tetap saja 2 unit motor saya hilang,” papar Dasep.
Di ketahui tempat terpisah juga sama ada yang melaporkan kehilangan 1 unit motornya yang di curi maling, Acun warga kampung Babakan Kulon, RT 02/04, Desa Sindanglaya, Kecamatan Pacet, mengatakan motornya di ambil maling sekitar pukul 08:00 WIB.
“Ketika menyadari motor saya hilang, saya langsung mengejar bersama anak saya, namun motor berhasil di bawa kabur maling,” ujarnya.
Kapolsek Pacet AKP Hima Rawalasi Pratama, S.E., M.M., mengatakan pada awak media saat di temui di kantornya, bahwa ia mengimbau kepada masyarakat agar jangan lengah sehingga tidak memberikan peluang atau kesempatan keapada para pencuri.
“Saya selaku Kapolsek Pacet memberikan imbauan, yang pertama menghilangkan kesempatan bagi pencuri untuk melakukan aksinya, di mana dengan adanya kesempatan itu, yang awalnya tidak ada niatan, berhubungan ada kesempatan jadi timbul niatan untuk mencari, karena apa?.. ada kesempatan itu. Jadi sayah harap warga masyarakat khususnya di wilayah hukum Polsek Pacet turut membantu mengamankan barang barang pribadinya, terutama yang berkendaraan bermotor,” imbuhnya.
Masih menurut Kapolsek, kalaupun misalnya sedang di luar, kemudian meninggalkan motornya kemudian di kunci stir, saran saya kunci setirnya itu di arahkan ke kanan jangn ke kiri, karena itu lebih mempersulit pencuri untuk membobol kunci, masih bisa di bobol tapi butuh waktu yang lebih untuk membobol kunci tersebut.
“Jadi kuncinya belokan kekanan dulu baru di kunci stir, jadi kalau yang meninggalkan kendaraannya di rumah pintu rumahnya di kunci. Yang ke dua kami juga terus mengupdate di mana saja lokasinya jam berapa, nanti di lokasi dan jam tersebut kami aktifkan ‘Kring Serse’ dan patroli untuk tindak lanjut. Jadi anggota nyebar ke lapangan, ke titik-titik ke lokasi yang sering terjadi pencurian baik lokasi maupun jamnya, itu biasanya jam kecil tengah malam ke atas kita turunkan anggota kami melalui kring reserse untuk melakukan pemantauan, kemudian ada juga anggota yang patroli selain reserse melakukan pengamatan penjagaan lingkungan,” paparnya.
Senada dengan Kapolsek, Aipda Nurdin PJS KSPK Polsek Pacet ia juga menambahkan masyarakat harus jadi polisi untuk dirinya sendiri, dan mengadakan Ronda malam setiap malam hari untuk membantu pengamanan lingkungannya. (Anwar/Bet)













