Peristiwa

Geger! Diduga Dibuang Bayi Cantik Masih Dililit Ari-ari, Ditemukan Peronda Dikolong Bale Sebuah Warung

58
×

Geger! Diduga Dibuang Bayi Cantik Masih Dililit Ari-ari, Ditemukan Peronda Dikolong Bale Sebuah Warung

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || BEKASI – Seorang bayi berjenis kelamin perempuan diduga yang sengaja dibuang oleh orang tuanya, menggegerkan warga di Jalan Raya Pembetokan RT 001/005, Kelurahan Sukamakmur, Kecamatan Sukakarya, Sabtu (25/3/2023) dini hari.

Bayi yang diperkirakan baru lahir sekitar Tiga Hari itu ditemukan oleh warga yang sedang meronda di depan sebuah warung Kosonng, dengan tali pusar yang masih menempel.

“Saat ditemukan, bayi dengan keadaan masih merah dan kedinginan, dengan tali pusar belum putus dan masih menempel. Bayi yang baru lahir itu diduga sengaja dibuang dan ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB dini hari,” ujar Wawan Gunawan selaku Kades Sukamakmur.

Wawan menerangkan kronologi awal penemuan Jabang Bayi tersebut, dirinya bersama Staf Keamanan Desa dikejutkan adanya tangisan bayi saat patroli malam dalam antisipasi tawuran di Desanya.

“Setelah dicek ternyata ada bayi di depan warung kosong dikolong (bawah) kursi bale. Bayi itu dibalut selimut kain berwarna coklat dan hitam, dan ditemukan satu buah kaleng susu dan tiga setelan pakaian bayi.” kata Wawan kepada wartawan.

Sementara itu, Kapolsek Sukatani AKP Wito mengatakan, bayi itu dibawa ke klinik terdekat dan sekarang bayi tersebut berada di kediaman rumah Wawan gunawan.

“Bayi tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan dari hasil pemeriksaan klinik, dan kini berada di rumah Pak Kades”Jelas Kapolsek.

Yuliati selaku Bidan Desa juga memperlengkap keterangan bahwa,” Bayi ini berjenis kelamin perempuan, masih ada tali pusar dan tinta lahir di telapak kaki nya. Bayi tersebut mempunyai berat badan 2,6 kilogram panjangnya 4,6 sentimeter,” Ungkap Yuliati Bidan Desa saat dikonfirmasi awak media. (Yayan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses