Peristiwa

Kebakaran di Sekitar Kawah Wadon TNGGP Belum Sepenuhnya Terkendali, Dua Titik Asap Ditemukan

55
×

Kebakaran di Sekitar Kawah Wadon TNGGP Belum Sepenuhnya Terkendali, Dua Titik Asap Ditemukan

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Kebakaran di sekitar Kawah Wadon, kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Jawa Barat, masih dalam penanganan. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) kembali menemukan dua titik asap di sekitar bibir Kawah Wadon saat peninjauan pada Selasa (11/8/2026).

Temuan tersebut menunjukkan bahwa penanganan kebakaran masih membutuhkan pemantauan dan tindakan lanjutan. BBTNGGP sebelumnya juga masih menemukan asap yang berasal dari dalam serasah di sekitar area terdampak kebakaran.

Berdasarkan siaran pers BBTNGGP Nomor PG.21.2/T.2/UHMS.01.03/B/08/2026 yang dikeluarkan di Cibodas, Senin (10/8/2026), luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 5,8 hektare.

BBTNGGP menyebut serasah yang cukup dalam berpotensi menyimpan bara dan memicu kembali munculnya api. Kondisi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam upaya penanganan kebakaran secara menyeluruh.

Pada Selasa pagi, BBTNGGP menerima laporan dari tim relawan mengenai munculnya kembali titik api di sekitar Kawah Wadon.

Menindaklanjuti laporan tersebut, sekitar pukul 06.00 WIB, tim BBTNGGP bersama enam orang relawan melakukan peninjauan menuju lokasi melalui jalur Cibodas.

Dari hasil peninjauan, tim mengonfirmasi masih terdapat dua titik asap di sekitar bibir Kawah Wadon yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

BBTNGGP menjelaskan, kondisi kawasan Kawah Wadon cukup kompleks. Selain memiliki lapisan serasah yang dalam, medan menuju lokasi relatif sulit dan jaraknya cukup jauh dari sumber air.

Situasi tersebut membuat kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat. Karena itu, pemantauan dilakukan secara berkelanjutan dengan tetap mempertimbangkan keselamatan personel yang terlibat.

Penanganan kebakaran dilakukan secara terpadu dengan melibatkan BBTNGGP bersama Manggala Agni, masyarakat, relawan, Masyarakat Mitra Polhut (MMP), petugas lintas instansi, serta unsur terkait lainnya.

Seluruh pihak terus berkoordinasi dalam melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan. Langkah lanjutan akan dilakukan sesuai perkembangan kondisi untuk mencegah meluasnya kebakaran maupun munculnya titik api baru.

BBTNGGP menegaskan pemantauan tetap diperlukan mengingat potensi bara yang tersimpan di dalam serasah dapat menyebabkan munculnya kembali asap atau api.

Siaran pers tersebut mencantumkan Kepala Balai Besar TNGGP Sadatna Noor Adirahmanta, S.Hut., M.T. sebagai penanggung jawab berita dan Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni, S.Si. sebagai narahubung.

Dengan masih ditemukannya dua titik asap, kondisi kebakaran di sekitar Kawah Wadon belum dapat dinyatakan sepenuhnya selesai dan penanganan masih terus dilakukan oleh petugas bersama unsur terkait.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses