Hallonusantara.com || SUBANG – Pengantin Pria dari Cikarang yang menikahi wanita idamannya kaget saat melangsungkan akad nikah dikediaman mempelai wanita, Kampung Muara, RT.001/003, Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Rabu (12/7/2023).
Juhana atau akrab disapa Panjul yang merupakan mempelai pria mengaku sempat nervous saat melangsungkan pernikahan dengan idaman hatinya.
“Saya kaget bang, sampai 2 kali gagal saat ijab kabul,” ujar Panjul.
Pasalnya menurut Panjul, saat ijab kabul tersebut penghulu beserta Amil melakukan akadnya memakai bahasa daerah yang tidak dimengerti sama Panjul (Mempelai Pria).
“Orang Kate bang, saya nggak ngerti bahasanya, tapi akhirnya setelah 2 kali gagal, kemudian penghulu mengulanginya memakai bahasa nasional, ‘Sah’ deh jadinya,” ungkap Panjul sambil tersenyum.
Panjul juga mengatakan untuk pengurusan pernikahannnya, pihak pemdes muara cukup welcome. Panjul berharap dan juga meminta doa restu kepada awak media, agar pernikahannya tersebut bisa langgeng, Sakinah, Mawadah, dan Warahmah.
“Do’ain saya bang ya, biar bisa langgeng, bahagia dan menjadi keluarga yang sakinah, mawadah dan Warahmah, aamiin,” harap Panjul diakhir keterangannya.(H.H)














