Hallonusantara.com || SUMEDANG – Dibawah komando Ayi Subhan Hafas S.H., M.M., BAZNAS Sumedang mencatat peningkatan penghimpunan zakat tahunan mencapai 200%, ini mencerminkan betapa tingginya kepercayaan masyarakat terhadap Baznas, sehingga Baznas Sumedang meraih predikat salah satu lembaga dengan pelaporan terbaik di tingkat provinsi Jawa Barat.
Ketua Baznas Sumedang Ayi Subhan Hafas S.H., M.M., menyampaikan, di Baznas Sumedang menandai era baru pengelolaan zakat yang progresif, akuntabel, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
” Dengan mengusung visi menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ummat, zakat tidak hanya soal memberi tapi juga soal mengangkat harkat dan derajat penerima manfaat, ” ungkap Ayi, saat dikonfirmasi awak media.
Ayi menjelaskan, dibawah kepemimpinannya Baznas Sumedang tengah menjalankan beberapa program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta mendorong perubahan sosial yang nyata. Program-program tersebut diantaranya :
1. Zakat Produktif untuk UMKM : Baznas mengelola dana zakat untuk pemberdayaan pelaku UMKM, memberikan pelatihan kewirausahaan termauk bantuan modal hingga pendampingan bisnis. Dengan tujuan mendorong mustahik untuk menjadi muzzaki.
2. Baznas Tanggap Bencana : ketanggapan ini untuk memperkuat peran Baznas dalam misi kemanusiaan.
3. Beasiswa Cerdas Baznas : program ini diberikan kepada siswa dari keluarga yang kurang mampu mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. Tidak sekadar bantuan dana, program ini juga guna membina karakter dan keislaman penerima manfaat.
4. Sumedang Peduli Yatim dan Dhuafa : program ini berkontribusi terhadap penurunan angka kemiskinan ekstrim di Sumedang.
5. Digitalisasi Layanan Zakat : dengan transformasi digital untuk memungkinkan masyarakat menunaikan zakat secara mudah, cepat dan aman
Ayi pun menyatakan, Baznas berperan aktif menjalin kerjasama strategis dengan BUMD, instansi pemerintahan, serta masjid-masjid besar dalam memperluas jangkauan distribusi zakat.
” Zakat bukan hanya untuk membantu, tapi untuk mengangkat. Mustahik harus naik kelas menjadi muzakki, ” tandas Ayi.
Dalam kepemimpinannya, Ayi menerapkan motto ” Semangat Zakat Mensejahterakan ” dengan harapan Baznas Sumedang menuju arah yang lebih profesional, terpercaya, dan berdampak nyata bagi pembangunan sosial keummatan di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.
(Agus HD)













