Hallonusantara.com || Cianjur – Seorang pengemudi ojek online menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Villa Green Apple, Kampung Balakang, Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, sekitar pukul 22.00 WIB.
Korban berinisial E. (25), diketahui merupakan pengemudi ojek online. Insiden bermula saat korban menegur sekelompok pengendara sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi dan dinilai membahayakan pengguna jalan lain. Teguran tersebut memicu cekcok hingga berujung aksi pengeroyokan oleh sekitar lima orang pelaku.
Ketua Paguyuban Mitra Ojek Cipanas (PMOC), Andi (36), mengatakan bahwa korban tidak memiliki niat lain selain mengingatkan demi keselamatan bersama.
“Korban hanya menegur karena motor para pelaku melaju ugal-ugalan. Namun teguran tersebut tidak diterima, lalu korban dikeroyok,” ujar Andi saat diwawancarai, Jumat (2/1/2026).
Andi menambahkan, berdasarkan hasil penelusuran komunitas, salah satu pelaku diketahui berasal dari Kampung Joglo, Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresmi. Untuk menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah, pihak komunitas telah menyerahkan pelaku yang berhasil diamankan kepada pihak kepolisian.
“Pelaku yang berhasil kami amankan telah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk proses penyidikan lebih lanjut. Dari sekitar lima orang pelaku, baru satu orang yang berhasil diamankan,” kata Andi.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka-luka dan hingga kini belum dapat kembali beraktivitas sebagai pengemudi ojek online. Rekan korban yang berada di lokasi kejadian tidak mampu menghindari aksi kekerasan karena dilakukan secara bersama-sama.
Sementara itu, anggota ojek online lainnya, Asep, menyebutkan bahwa upaya penyelesaian secara kekeluargaan sempat diupayakan, namun tidak mencapai kesepakatan. Pihak komunitas kemudian menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.
“Kami sudah melaporkan kejadian ini secara resmi ke kepolisian. Di lokasi kejadian juga ditemukan barang bukti berupa pelat nomor kendaraan dan emblem motor yang diduga milik pelaku, dan telah kami serahkan kepada pihak kepolisian,” ujar Asep.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut berdasarkan keterangan korban dan saksi di lapangan.
(Bet)













