Sosial

Desa Sindanglaya Perkuat Program Desa Bersinar, BNNK Cianjur Ajak Orang Tua Awasi Anak Cegah Penyalahgunaan Narkoba

27
×

Desa Sindanglaya Perkuat Program Desa Bersinar, BNNK Cianjur Ajak Orang Tua Awasi Anak Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur – Pemerintah Desa Sindanglaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, memperkuat komitmen pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui kegiatan Desa Bersinar (Desa Bersih Narkoba) yang digelar di Aula Desa Sindanglaya, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur, Camat Cipanas Dindin Amaludin, Kapolsek Pacet AKP Amir Said, S.E., perwakilan Koramil Cipanas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Desa Sindanglaya.

Program Desa Bersinar merupakan upaya kolaboratif pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya narkotika sekaligus memperkuat pencegahan sejak tingkat desa.

Camat Cipanas Dindin Amaludin mengatakan pemberantasan narkoba tidak dapat dilakukan hanya oleh aparat penegak hukum. Menurutnya, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kita harus memiliki komitmen bersama menjaga diri, keluarga, dan lingkungan. Pencegahan akan berhasil apabila seluruh masyarakat ikut berperan aktif,” katanya.

Dindin menjelaskan, berdasarkan pengalamannya saat bertugas di Dinas Sosial, penyalahgunaan narkoba berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Selain merusak kesehatan, narkotika juga berpotensi memicu berbagai tindak kriminal.

“Pengguna narkoba sering kehilangan kontrol, mudah berbohong, bahkan dapat melakukan pencurian, perampokan hingga tindak pidana lainnya. Yang paling memprihatinkan, masa depan generasi muda bisa hancur akibat narkoba,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat Cipanas meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing agar generasi muda terhindar dari penyalahgunaan narkotika.

Kepala Desa Sindanglaya, Nyanyang Kurnia Sanusi, mengatakan pola peredaran narkoba terus berkembang sehingga masyarakat tidak boleh lengah terhadap berbagai modus yang digunakan pelaku.

“Peredaran narkoba dilakukan dengan berbagai cara. Karena itu masyarakat harus lebih waspada agar diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan tidak menjadi korban. Kejahatan narkoba harus kita lawan bersama,” tegasnya.

Menurut Nyanyang, keberhasilan Program Desa Bersinar tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat, terutama kalangan pemuda.

“Kami mengajak seluruh warga untuk mengisi kegiatan dengan hal-hal positif agar tidak terjerumus pada penyalahgunaan narkoba maupun tindakan melanggar hukum lainnya,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa Desa Sindanglaya Peltu Subarna memberikan edukasi mengenai jenis-jenis narkotika, psikotropika, minuman beralkohol, serta zat adiktif lainnya berikut dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental.

Ia juga mengingatkan bahaya penggunaan jarum suntik secara bergantian yang berisiko menularkan berbagai penyakit, termasuk HIV/AIDS.

“Penggunaan jarum suntik secara bergantian sangat berbahaya karena dapat menularkan berbagai penyakit. Penyalahgunaan narkoba harus dicegah sejak dini melalui edukasi dan pengawasan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pacet AKP Amir Said, S.E., menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama antara Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga warga.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Polisi tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Sinergi seluruh elemen menjadi kunci keberhasilan menjaga lingkungan tetap aman,” katanya.

Ia menyebut ancaman peredaran narkotika masih menjadi persoalan serius dan kerap diibaratkan seperti fenomena gunung es, di mana kasus yang terungkap diyakini hanya sebagian kecil dari kondisi yang ada.

Karena itu, Amir Said mengimbau masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anggota keluarga, terutama anak-anak dan remaja, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkoba.

“Mulailah dari keluarga sendiri. Awasi anak-anak kita, kenali perubahan perilakunya, dan segera laporkan apabila menemukan dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Penyuluh Narkotika Ahli Pertama BNNK Cianjur, Duwi Agustiningsih, S.E., menekankan bahwa pencegahan penyalahgunaan obat-obatan terlarang harus dilakukan dengan menekan permintaan (demand) di masyarakat.

Menurutnya, semakin rendah permintaan terhadap narkotika maupun obat-obatan yang disalahgunakan, maka peluang peredarannya juga akan semakin berkurang.

“Kita harus mengurangi permintaan terhadap narkoba dan obat-obatan yang disalahgunakan. Ketika permintaannya turun, maka suplai atau peredarannya juga akan ikut menurun,” ujarnya.

Duwi mengimbau para orang tua agar lebih aktif mengawasi perkembangan anak, termasuk memperhatikan perubahan perilaku, pergaulan, hingga makanan atau minuman yang dikonsumsi sehari-hari.

“Sebagai orang tua harus lebih peduli terhadap anak. Perhatikan perubahan sikapnya, ketahui apa yang dikonsumsi anak, dan pahami kandungan makanan maupun minuman yang mereka konsumsi. Pengawasan dari keluarga menjadi benteng utama pencegahan penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Ia menjelaskan, hingga saat ini terdapat empat desa di Kabupaten Cianjur yang telah menjadi bagian dari Program Desa Bersinar. Program tersebut diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak desa yang memiliki sistem pencegahan penyalahgunaan narkoba berbasis masyarakat.

Duwi juga mengapresiasi Pemerintah Desa Sindanglaya yang telah menyelenggarakan sosialisasi bahaya narkoba.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Sindanglaya atas terselenggaranya kegiatan ini. Penyalahgunaan narkoba sering kali berawal dari ketidaktahuan. Melalui sosialisasi ini, masyarakat diharapkan lebih mengenal jenis-jenis narkotika, narkotika jenis baru, serta berbagai zat berbahaya sehingga mampu melindungi diri, keluarga, dan lingkungannya dari ancaman penyalahgunaan narkoba,” pungkasnya.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses