Hallo TNI/POLRI

102 Personil 300 Raider Purna Tugas Mendapat Dua Penghargaan Kogoya dan Dangmagai

94
×

102 Personil 300 Raider Purna Tugas Mendapat Dua Penghargaan Kogoya dan Dangmagai

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Sebanyak 102 orang personel 300 Raider dibawah pimpinan Letkol Inf. Alfri Swuandi Ritonga, yang tergabung dalam Satgas 300 Mobile Raider Siliwangi. Selesai bertugas dan telah kembali ke Batalion Raider 300 BJW disambut dengan acara Tradisi Penerimaan Purna Tugas, yang bertempat di Batalion RAIDER 300/BJW Cianjur Jawa Barat, Sabtu (24/02/2024).

Acara tradisi penerimaan purna tugas Satgas tersebut dipimpin langsung oleh Dankorum/Kakorum Kapten Infantri Hartono didampingi para pejabat dan pasukan Batalion Raider 300 serta istri dan keluarga pasukan satgas.

Acara ini merupakan sebagai bentuk sambutan ucapan selamat datang atas kembalinya personel tersebut disatuan asal, sekaligus memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, loyalitas dan semangat yang telah dilaksanakan.
Selamat datang di batalion serta selamat bertemu kembali dengan keluarga tercinta.

Pada kesempatan tersebut disampaikan Dansatgas Mobile Raider 300 Siliwangi Letkol Infanteri Alfri Swuandi Ritonga,
” Terimakasih selama 9 bulan kami bertugas di Papua, ya itu di Kabupaten Puncak, 3 distrik, Bioga Sinak dan Sinaga, selama kami melaksanakan satgas disana selama 9 bulan banyak kegiatan yang kami kerjakan untuk di bidang pertempuran alhamdulilah 6 KKB tewas dalam baku tembak oleh satgas 300, dua tawanan, kemudian kami melakukan puloser dan beberapa perlengkapan KKB, pistol teropong dan lain-lain, kemudian juga amunisi. Selain itu juga kami membawa misi kemanusiaan selama operasi disana terdiri dari mengajar, peduli kesehatan, memutus stunting kemudian buat honai dan banyak ya itu bansos,” ungkap Letkol Inf Alfri Swuandi Ritonga.

Ia menambahkan, ” Jadi yang bisa kami jelaskan selama operasi disana, 70% kegiatan kami misinya kemanusiaan, kemudian 20% misi tempur, dan 10% nya misi intelijen, berkaitan dengan bagai mana kami merubah kegiatan masyarakat untuk tetap cinta pada NKRI, ya itu merah putih. Adapun kegiatan kami tutorial adalah alhamdulilah masyarakat papua khususnya di kabupaten puncak yang begitu tertutup mendengar kedatangan kami, mereka sangat terbuka, kami mendapatkan dua penghargaan yaitu dari suku besar Danih dengan kami diberi gelar Kogoya kemudian dari suku Damal juga yaitu dari Delaga Utara kami diberi gelar Dangmagai, dan pada saat terakhir juga kami dilepaskan oleh bapak bupati, diberi penghargaan dan seluruh pemda yang ada di kabupaten puncak,” tandasnya.

“Selama kami beroperasi disana kami semuanya organik 300 yang diberangkatkan oleh bapak Bupati Cianjur H. Herman Suherman 450 personil namun kami baru sampai 3 gelombang pakai pesawat kesini, sekarang yang masih di Timika sekitar 100, yang rencananya nanti naik kapal karena memuat barang-barang yang kami bawa, alhamdulilah selama kami bertugas Satgas Yonif 300 tidak ada yang sakit, karena bapak pangdam III Mayor Erwin selalu memberikan moril setiap minggu memberikan jaminan,” Pungkasnya.

(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses