Daerah

Angin Kencang Cianjur Rusak Rumah Warga Sukaluyu, Kerugian Puluhan Juta Tanpa Korban Jiwa

77
×

Angin Kencang Cianjur Rusak Rumah Warga Sukaluyu, Kerugian Puluhan Juta Tanpa Korban Jiwa

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Angin kencang Cianjur yang disertai hujan deras menerjang wilayah Kecamatan Sukaluyu dan merusak dua rumah warga di Kampung Banceuy, RT 06/RW 06, Desa Tanjungsari, Jumat (20/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Peristiwa ini menambah daftar kejadian cuaca ekstrem Cianjur yang meresahkan warga, meski dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa.

Berdasarkan pantauan di lokasi, rumah rusak akibat angin kencang Sukaluyu tersebut masing-masing milik Karna (70) dan Aceng Mudtaba (63). Rumah milik Karna mengalami kerusakan paling parah dengan bagian atap dan dinding ambruk, sementara rumah Aceng mengalami kerusakan pada atap serta dinding kamar yang jebol akibat terpaan angin kencang.

Karna mengungkapkan, saat kejadian dirinya sedang berada di masjid dan langsung pulang setelah menerima kabar rumahnya rusak. Ia mengaku sempat panik memikirkan kondisi keluarganya yang berada di rumah saat kejadian berlangsung.
“Saya sedang di masjid, lalu dapat kabar rumah rusak. Saya langsung pulang, takut ada apa-apa dengan anak dan cucu,” ujarnya.

Setibanya di lokasi, Karna bersyukur seluruh anggota keluarganya selamat dari bencana tersebut. Namun, kondisi rumah yang rusak parah membuatnya kebingungan untuk melakukan perbaikan.
“Alhamdulillah semua selamat, tapi rumah saya rusak berat. Saya bingung harus bagaimana memperbaikinya,” tambahnya.

Ketua RT setempat, Rusdian, menjelaskan bahwa hujan deras dan angin kencang di Sukaluyu terjadi secara tiba-tiba pada sore hari dan berdampak langsung pada permukiman warga. Dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, dari rusak sedang hingga berat.

Menurutnya, tidak adanya korban jiwa dalam kejadian bencana angin kencang Cianjur ini disebabkan para penghuni rumah tidak berada di dalam kamar saat peristiwa terjadi. Warga berada di ruang tengah sehingga terhindar dari reruntuhan bangunan.

“Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah dari dua rumah tersebut,” pungkasnya.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses