Hallonusantara.com || Cianjur — Warga sekitar kawasan Danau Jangari digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tanpa identitas yang mengapung di Dermaga 1, Kampung Jangari, Desa Bobojong, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (14/4) dini hari.
Kapolsek Mande Yudi Heryanadi mengatakan, jasad perempuan tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 04.00 WIB oleh saksi yang berada di area parkir perahu dermaga Danau Jangari. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.
“Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di tepi danau dengan rambut tersangkut tali jangkar perahu,” ujar Yudi, Selasa (14/4).
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia sekitar 35 tahun. Hingga kini identitas korban masih belum diketahui karena tidak ditemukan kartu identitas pada tubuhnya saat proses evakuasi dilakukan.
Keterangan saksi menyebutkan korban telah berada di sekitar dermaga Danau Jangari sejak beberapa hari terakhir. Dua saksi, yakni Ardiani (43) petugas piket Dishub dermaga dan Noni (31) sopir perahu, mengaku kerap melihat korban berada di kawasan dermaga, bahkan beberapa kali terlihat tidur di atas perahu yang terparkir pada malam hari.
Polisi juga melakukan pengecekan rekaman kamera pengawas di kantor Dishub perairan. Dari rekaman CCTV tersebut, sekitar pukul 03.00 WIB korban terlihat menaiki salah satu perahu yang terparkir di tepi danau.
Tak lama kemudian, korban terlihat melempar pelampung ke arah danau dan mencoba berenang untuk meraih pelampung tersebut.
“Diduga korban tidak berhasil mencapai pelampung tersebut hingga akhirnya tenggelam,” kata Yudi.
Polisi menduga korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) yang kemungkinan sengaja menceburkan diri ke danau. Meski demikian, penyelidikan masih terus dilakukan guna memastikan penyebab pasti kematian perempuan tanpa identitas tersebut.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memintai keterangan saksi, serta mengevakuasi jasad korban ke RSUD Sayang Cianjur guna proses penanganan medis dan identifikasi lebih lanjut.
“Selama proses penanganan, situasi di lokasi kejadian berjalan aman dan kondusif,” pungkasnya.
(Bet)













