Peristiwa

Lahan Dipenuhi Sampah di Jalur Puncak Cianjur Terbakar, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah Liar

44
×

Lahan Dipenuhi Sampah di Jalur Puncak Cianjur Terbakar, Diduga Berawal dari Pembakaran Sampah Liar

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur – Kebakaran melanda lahan kosong yang dipenuhi rumput dan semak kering di Jalan Raya Cipanas–Puncak, tepatnya di Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). Peristiwa yang terjadi di tengah musim kemarau itu diduga dipicu oleh pembakaran sampah yang kemudian merambat dengan cepat akibat tiupan angin.

Komandan Regu WMK 2 Cipanas, Rahmat, mengatakan laporan pertama diterima setelah warga sekitar melihat kobaran api di lahan yang berada di tepi jalan nasional tersebut. Informasi itu kemudian diteruskan pemerintah desa kepada petugas pemadam kebakaran.

“Begitu menerima laporan, kami langsung mengerahkan personel dan satu unit mobil pemadam ke lokasi untuk melakukan pemadaman serta mencegah api meluas,” ujar Rahmat, Kamis (9/7/2026).

Dalam operasi tersebut, empat personel Damkar diterjunkan dan dibantu empat anggota Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar). Setelah berjibaku selama sekitar satu jam 30 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke area yang lebih luas.

Menurut Rahmat, hasil penanganan di lapangan mengindikasikan kebakaran bermula dari aktivitas pembakaran sampah. Kondisi rumput dan semak yang mengering akibat musim kemarau serta hembusan angin membuat api dengan cepat menyebar ke seluruh lahan.

“Api diduga berasal dari pembakaran sampah. Karena angin cukup kencang dan vegetasi dalam kondisi kering, api langsung merambat ke rumput dan semak,” katanya.

Rahmat mengingatkan masyarakat agar tidak membakar sampah secara sembarangan maupun membuang puntung rokok di area yang mudah terbakar. Ia menilai kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran lahan selama musim kemarau.

Sementara itu, seorang saksi di lokasi yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengungkapkan bahwa pemilik lahan mengaku telah lama menghadapi persoalan pembuangan sampah liar di lokasi tersebut. Menurut saksi, lahan yang berada di pinggir Jalan Raya Cipanas–Puncak kerap dijadikan tempat membuang sampah oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Saya mendengar langsung pemilik lahan mengeluhkan bahwa lahannya sering dijadikan tempat pembuangan sampah sembarangan. Beliau berharap masyarakat tidak lagi membuang sampah di lokasi itu karena selain merugikan pemilik lahan, juga berpotensi memicu kebakaran seperti yang terjadi hari ini,” ujar saksi tersebut.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bahwa praktik pembuangan sampah liar tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran, terutama saat musim kemarau ketika vegetasi dalam kondisi sangat kering. Aparat mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di ruang terbuka.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses