Daerah

Doa Tulus Bupati Garut untuk Budi Rahadian: “Saya Bangga Mengenal Sosok Penegak Keadilan”

23
×

Doa Tulus Bupati Garut untuk Budi Rahadian: “Saya Bangga Mengenal Sosok Penegak Keadilan”

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Garut – Terkadang, keberhasilan terbesar dalam sebuah perkara hukum bukanlah pada putusan hakim, melainkan pada lahirnya rasa saling menghargai. Hal inilah yang mewarnai tuntasnya sengketa Gedung Eks Bioskop Cikuray. Di balik kesepakatan damai yang dicapai, terselip sebuah pesan yang sangat personal dan menyentuh hati dari Bupati Garut, Syakur Amin, untuk advokat Budi Rahadian, S.H.

Kamis (16/04/2026), Budi Rahadian melaporkan langsung seluruh rangkaian proses hingga hasil akhir penyelesaian aset Provinsi Jabar tersebut kepada orang nomor satu di Garut. Respon yang diberikan Bupati bukan sekadar pernyataan formal, melainkan ungkapan kebanggaan yang mendalam.

“Saya sangat apresiasi dan menghormati Pak Budi yang konsisten menegakkan keadilan. Saya bangga mengenal Pak Budi,” tulis Bupati Syakur Amin dalam sebuah pesan singkat. Beliau juga mendoakan agar Budi senantiasa mendapatkan bimbingan, petunjuk, dan perlindungan dari Allah SWT.

Bagi Budi, perhatian khusus ini menjadi kado terindah sekaligus energi baru. “Dukungan dan doa dari Bapak Bupati adalah penyemangat luar biasa. Ini memotivasi kami untuk terus mendampingi masyarakat dan mengawal persoalan hukum di Garut dengan hati dingin,” ungkap Budi saat ditemui di wilayah Karangpawitan.

Budi Rahadian memang dikenal konsisten membangun komunikasi dengan Pemerintah Daerah dalam setiap persoalan hukum yang memiliki korelasi dengan kepentingan publik. Baginya, diplomasi adalah kunci utama untuk menjaga harmoni di Kabupaten Garut.
Namun, sebagai praktisi hukum yang visioner, Budi juga menitipkan harapan besar. Ia menegaskan pentingnya kajian strategis dan payung hukum yang kokoh dalam pemanfaatan aset pemerintah ke depan. Tujuannya jelas: agar setiap dinamika persoalan dapat diatasi dengan solusi yang berdasar pada landasan akademis yang kuat.

Kini, sengketa Gedung Cikuray telah berakhir dengan jabat tangan. Namun, pesan kebanggaan dari sang Bupati akan terus menjadi catatan inspiratif bahwa integritas dan konsistensi adalah mata uang yang paling berharga dalam dunia hukum.

(Dedi R)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses