Hallonusantara.com || Cianjur — Kepolisian Sektor Sindangbarang mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam kasus pembobolan dua sekolah negeri di Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur. Ketiga terduga pelaku saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif untuk mengungkap peran masing-masing serta kemungkinan keterlibatan dalam kasus serupa di lokasi lain.
Kasus pencurian yang menyasar SDN 1 Sindangbarang dan SMPN 1 Sindangbarang itu sebelumnya menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan aksi para pelaku beredar di masyarakat.
Kapolsek Sindangbarang, Dadang Arifin, mengatakan penyidik telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
“Kami sudah mengamankan tiga orang terduga pelaku pembobolan sekolah. Mereka diduga melakukan pencurian di SDN 1 Sindangbarang dan SMPN 1 Sindangbarang,” kata Dadang, Selasa (2/6).
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga para pelaku membawa sejumlah barang inventaris milik sekolah. Barang yang dilaporkan hilang antara lain printer, perangkat infokus, dan tabung gas elpiji 3 kilogram.
“Barang yang diduga diambil oleh para pelaku di antaranya tabung gas elpiji 3 kilogram, printer, serta infokus,” ujarnya.
Meski telah mengamankan terduga pelaku, kepolisian belum merilis identitas maupun peran masing-masing karena proses penyidikan masih berlangsung. Penyidik juga tengah mendalami apakah kelompok tersebut merupakan pelaku yang secara khusus menyasar fasilitas pendidikan.
Menurut Dadang, pengembangan kasus terus dilakukan untuk menelusuri kemungkinan adanya tempat kejadian perkara (TKP) lain yang berkaitan dengan para terduga pelaku.
“Untuk identitas dan peran masing-masing pelaku masih kami dalami. Kami juga sedang mengumpulkan data untuk mengetahui apakah mereka merupakan pelaku spesialis pembobolan sekolah atau bukan,” katanya.
Polisi tidak menutup kemungkinan adanya kasus pencurian lain yang memiliki pola serupa. Karena itu, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan tambahan guna memetakan jaringan serta modus operandi yang digunakan para terduga pelaku.
“Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus pencurian ini, termasuk kemungkinan adanya TKP lain yang pernah menjadi sasaran mereka,” ujar Dadang.
Hingga kini, kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Sindangbarang. Kepolisian menyatakan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pemeriksaan dan pengembangan kasus selesai dilakukan.
(Bet)













