Hallonusantara.com || Cianjur — Kapolsek Pacet AKP Amir Said, SE mengambil langkah tegas menghadapi potensi kemacetan dan gangguan ketertiban menjelang euforia kemenangan Persib Bandung di wilayah Cipanas, Pacet, dan Sukaresmi. Dalam forum silaturahmi bersama para ketua komunitas Bobotoh, Jumat malam (22/5/2026), Kapolsek menekankan bahwa perayaan kemenangan tidak boleh berubah menjadi aksi yang merugikan masyarakat umum.
Pertemuan yang digelar di Mako Polsek Pacet itu dihadiri unsur Forkopimcam Cipanas-Pacet, TNI, Satpol PP, serta sejumlah pimpinan komunitas Bobotoh dari berbagai wilayah. Sedikitnya 25 peserta hadir dalam kegiatan yang difokuskan untuk menjaga keamanan dan ketertiban saat agenda nonton bareng maupun euforia Persib berlangsung.
Dalam arahannya, AKP Amir Said secara terbuka mengingatkan agar para Bobotoh tidak melakukan penutupan jalan maupun konvoi berlebihan yang memicu kemacetan panjang.
“Jalan ini milik bersama. Kami tegaskan jangan sampai ada penutupan jalan di Cipanas maupun Pacet. Euforia boleh, tetapi jangan mengganggu hak pengguna jalan lain,” tegas Kapolsek Pacet.
Ia mengungkapkan, pengalaman kemacetan parah pada pekan sebelumnya menjadi perhatian serius aparat karena aktivitas masyarakat dan wisatawan terganggu. Menurutnya, kondisi tersebut tidak boleh kembali terulang.
Kapolsek juga memastikan pengamanan kali ini diperkuat oleh gabungan TNI, Brimob, Polisi Militer, Satlantas Polres Cianjur, Dalmas, Dishub, hingga Satpol PP untuk mengantisipasi potensi kerawanan di lapangan.
“Mari sama-sama menjaga kondusivitas Cipanas dan Pacet. Jangan sampai masyarakat merasa terganggu lalu muncul protes akibat euforia yang berlebihan,” katanya.
Danramil Pacet turut mengingatkan agar para Bobotoh tidak melakukan aksi berkendara zigzag atau ugal-ugalan yang dapat memicu kecelakaan lalu lintas.
“Kami ingin perayaan berjalan aman dan tertib. Jangan sampai ada tindakan yang membahayakan pengguna jalan lain,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Pacet meminta seluruh komunitas menjaga citra kawasan wisata Cipanas-Pacet agar tetap nyaman bagi wisatawan. Menurutnya, ketidaktertiban saat konvoi maupun euforia bisa berdampak buruk terhadap sektor wisata dan ekonomi masyarakat.
Camat Cipanas juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan mendukung semangat para Bobotoh, namun keamanan dan ketertiban masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
Dalam forum tersebut, komunitas Bobotoh menyampaikan sejumlah aspirasi, termasuk usulan rekayasa lalu lintas di kawasan Pasar Cipanas menuju arah Puncak agar euforia dipusatkan di satu titik tanpa konvoi keliling.
Para ketua komunitas juga meminta pemerintah menyediakan ruang publik sebagai tempat berkumpul komunitas Bobotoh di wilayah Cipanas-Pacet.
Di akhir pertemuan, seluruh pengurus komunitas Bobotoh sepakat membantu aparat menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Mereka juga siap turun langsung ke lapangan bersama aparat untuk mengingatkan anggota agar tidak bertindak berlebihan.
Sebagai bentuk koordinasi, komunitas Bobotoh akan menggunakan tanda khusus berupa syal biru guna mempermudah komunikasi dengan aparat keamanan di lapangan.
Kegiatan silaturahmi berakhir sekitar pukul 21.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Aparat berharap komunikasi langsung dengan para ketua komunitas mampu mencegah aksi liar, kemacetan, maupun gangguan ketertiban selama euforia Persib berlangsung di kawasan Cipanas dan Pacet.
(Bet)













