HALLO NUSANTARA || CIANJUR — Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi menegaskan pemberantasan peredaran narkotika, obat-obatan terlarang, aksi premanisme, dan pembegalan menjadi prioritas kepolisian di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Ia meminta jajarannya meningkatkan penegakan hukum dan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait gangguan keamanan.
“Tidak ada ruang bagi premanisme atau begal di Cianjur, kita ratakan!” tegas Beddy dalam acara pisah sambut Kapolres Cianjur di sebuah hotel di kawasan Cipanas, Kamis malam, 22 Oktober 2026.
Sebelum menghadiri acara tersebut, Beddy mengikuti serah terima jabatan di Polda Jawa Barat. Ia kemudian melanjutkan rangkaian kegiatan bersama jajaran Polres Cianjur dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kejahatan jalanan menjadi perhatian
Beddy menyampaikan penegasan tersebut menyusul laporan mengenai aksi pembegalan yang disebut meresahkan masyarakat dalam beberapa hari terakhir.
Ia mengatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk menindaklanjuti informasi yang diterima dan mencari para pelaku melalui proses hukum.
Kepolisian juga akan mengoptimalkan kehadiran personel di tengah masyarakat serta memperkuat koordinasi dengan warga untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Masyarakat yang mengalami atau mengetahui tindak kriminal diimbau melapor melalui layanan kepolisian 110 agar informasi tersebut dapat ditindaklanjuti petugas.
Peredaran narkotika dan obat terlarang
Selain kejahatan jalanan, pemberantasan peredaran narkotika, obat-obatan terlarang, dan minuman keras juga menjadi perhatian Polres Cianjur.
Beddy menegaskan pihak-pihak yang terbukti terlibat akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga mengajak masyarakat menyampaikan informasi mengenai dugaan tindak kriminal dan potensi gangguan keamanan.
Kepolisian, kata dia, akan menjaga kerahasiaan identitas pelapor.
Evaluasi keamanan wilayah
Dalam menjalankan tugasnya, Beddy menyatakan akan melanjutkan program positif dari kepemimpinan sebelumnya sekaligus mengevaluasi dan memetakan kondisi keamanan di wilayah Kabupaten Cianjur.
Upaya tersebut diarahkan untuk memperkuat pencegahan kejahatan, meningkatkan tindak lanjut laporan masyarakat, serta mempererat koordinasi antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
(Bet)















