Hallonusantara.com || Cianjur – Tebing setinggi sekitar 10 meter dengan panjang kurang lebih 50 meter di Kampung Parabon RT 02/03, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, longsor pada Rabu (28/1/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa tersebut dipicu curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah setempat sejak pagi hari.
Material tanah dan bebatuan akibat longsor masuk ke area samping Hotel Alam Sagita Ciloto. Dalam kejadian ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil. Namun, akses jalan di sekitar lokasi sempat terganggu akibat tertutup sebagian material longsoran.
Ketua RT 02/03 Kampung Parabon, Asep Rudi, mengatakan bahwa sebelum longsor terjadi, warga telah melakukan pemantauan terhadap kondisi jalan yang menunjukkan adanya retakan akibat derasnya aliran air hujan.
“Sudah terlihat retakan-retakan di pinggir jalan. Kami berinisiatif untuk melakukan penambalan, namun sebelum sempat dikerjakan, longsor lebih dulu terjadi,” ujar Asep Rudi, Kamis (29/1/2026).
Ia memastikan peristiwa tersebut tidak berdampak pada permukiman warga. Meski demikian, kondisi jalan memerlukan penanganan lanjutan agar aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Asep Rudi juga menyampaikan bahwa pihak Hotel Alam Sagita Ciloto merespons cepat dan bersikap kooperatif dalam penanganan awal di lokasi kejadian. Sejumlah instansi terkait turut turun ke lapangan untuk melakukan langkah-langkah penanganan sementara.
“Alhamdulillah, pihak hotel cepat dan kooperatif. Beberapa instansi juga sudah melakukan penanganan awal,” katanya.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera melakukan penanganan lanjutan guna mencegah potensi longsor susulan.
“BPBD dan PUPR sudah melakukan survei ke lokasi. Respons yang kami terima cukup baik dan positif,” pungkasnya.
(Bet)













