Hallonusantra.com ||CIANJUR — Peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJC) Cianjur ke-348 menjadi momentum penting untuk menegaskan arah pembangunan daerah yang bertumpu pada kesejahteraan rakyat, pemerataan pembangunan, serta penguatan potensi lokal hingga ke tingkat paling bawah. Hal tersebut ditegaskan Camat Cipanas, Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho, SE, saat menghadiri peringatan HJC ke-348 di Lapangan Prawatasari Joglo, Sabtu (20/12/2025).
Peringatan HUT Cianjur ke-348 tahun ini mengusung tema “Rahayat Waluya, Nagri Digjaya” dan dirangkaikan dengan karnaval budaya “Lengkah ka Jaman Anyar” yang diikuti seluruh kecamatan se-Kabupaten Cianjur. Ribuan masyarakat dari berbagai wilayah memadati lokasi kegiatan, menjadikan perhelatan tersebut sebagai ajang kebersamaan rakyat dan pemerintah.
Menurut Judi Adi Nugroho, tema HJC ke-348 bukan hanya slogan seremonial, melainkan representasi komitmen pemerintah daerah dalam membangun Cianjur secara inklusif dan berkelanjutan.
“Tema Rahayat Waluya, Nagri Digjaya mencerminkan tekad bersama untuk membangun Cianjur yang sejahtera dan maju, dengan memperkuat peran seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, hingga masyarakat di tingkat RT,” ujar Judi.
Dalam kegiatan tersebut, Kecamatan Cipanas tampil solid dan menonjol dengan kehadiran lengkap jajaran pemerintah kecamatan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cipanas, serta dukungan para kepala desa, perangkat desa, hingga pengurus RT se-Kecamatan Cipanas. Kekompakan lintas struktur pemerintahan ini menjadi cerminan kuatnya koordinasi dan sinergi dalam membangun wilayah.

“Pembangunan tidak bisa hanya dilakukan oleh kecamatan atau Forkopimcam. Kekompakan para kepala desa hingga RT menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas wilayah dan mempercepat pelayanan kepada masyarakat,” tegas Judi.
Kecamatan Cipanas mengusung pawai budaya kendaraan hias roda empat bertema kearifan lokal Cianjur: Ngaos, Mamaos, Maenpo, yang dipadukan dengan identitas Cipanas sebagai wilayah agraris dan sentra penghasil sayur-mayur unggulan, khususnya dari kawasan lereng Gunung Gede.
Tema tersebut dipilih untuk menegaskan komitmen Kecamatan Cipanas dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.
“Potensi pertanian Cipanas adalah kekuatan strategis. Ini adalah sumber penghidupan masyarakat yang harus dijaga bersama, mulai dari pemerintah kecamatan, desa, hingga RT,” ujarnya.
Tidak hanya menampilkan kekayaan budaya, jajaran Kecamatan Cipanas bersama Forkopimcam, kepala desa, dan perangkat wilayah juga melakukan aksi sosial dengan membagikan hasil pertanian berupa sayur-mayur kepada masyarakat yang memadati lokasi acara. Aksi tersebut disambut antusias dan mendapat apresiasi luas dari warga.
“Antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hasil pertanian yang kami bagikan diterima dengan penuh rasa syukur. Ini menjadi simbol kebersamaan dan kepedulian pemerintah terhadap rakyat,” ungkap Judi.
Lebih lanjut, Judi Adi Nugroho menegaskan bahwa keterlibatan aktif seluruh unsur, mulai dari Forkopimcam, kepala desa, perangkat desa, hingga RT, merupakan wujud nyata gotong royong dan soliditas pemerintahan di Kecamatan Cipanas.
“Dengan kekompakan dari tingkat kecamatan sampai RT, kami optimistis pembangunan di Cipanas akan berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Cianjur ke-348 menjadi momentum strategis bagi Kecamatan Cipanas untuk menegaskan komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta menunjukkan kekompakan pemerintahan dari hulu ke hilir dalam mewujudkan Cianjur yang sejahtera, maju, dan berdaya saing, sejalan dengan semangat “Rahayat Waluya, Nagri Digjaya.”
(Bet)













