Hallonusantara.com || CIANJUR – Sebuah kolaborasi strategis antara Badan Gizi Nasional (BGN) dan Yayasan Kondang Rasa Tempo Dulu, di bawah kepemimpinan Heppy Eka Wiyanti Putri, telah melahirkan program pelayanan makan bergizi yang inovatif di Perumahan Villa Orcid, Desa Cibadak, Kecamatan Sukaresami. Peresmian yang berlangsung meriah pada Rabu, 30 April 2025, dihadiri oleh Brigjen TNI Rabimin, S.IP,.SE, yang mewakili BGN, serta para kepala sekolah, guru, dan perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopincam) dari Pacet, Cipanas, dan Sukaresmi. Inisiatif ini menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kesehatan generasi muda, selaras dengan visi program presiden terpilih, Bapak Prabowo. Kamis, (1/5/2025).
Sahrul Gunawan Siregar, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) BGN di Kecamatan Cipanas, menjelaskan bahwa penugasan ini merupakan amanah langsung dari pusat BGN. Ia menyoroti peran penting Yayasan Kondang Rasa Tempo Dulu dalam menyediakan fasilitas SPPG yang memenuhi standar nasional. “Kami mendapatkan penugasan langsung dari pusat BGN, dan Yayasan Kondang Rasa Tempo Dulu telah menyiapkan fasilitas yang lengkap sesuai dengan standar yang ditetapkan,” ujar Sahrul.
Ia bahkan memberikan apresiasi khusus kepada dapur SPPG di Cipanas, yang menurutnya menjadi yang terbaik dalam penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) BGN, bahkan melampaui dapur-dapur di kota besar seperti Jakarta dan Medan. BGN berencana untuk melakukan penilaian (grade A, B, atau C) terhadap setiap dapur, dan kepala SPPG bertanggung jawab untuk memastikan dapur mencapai grade yang diharapkan.
Saat ini, BGN aktif mengawasi sekitar 1.500 dapur di seluruh Indonesia melalui kemitraan dengan berbagai yayasan, dan dapur di Cipanas menjadi proyek percontohan pertama bagi Yayasan Kondang Rasa Tempo Dulu. Sahrul menekankan pentingnya sinergi antara SPPG dengan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan untuk identifikasi penerima manfaat dan Dinas Kesehatan atau Puskesmas untuk memastikan kelayakan dan sterilisasi dapur.
Program ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga pada pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bahan baku untuk makanan bergizi diutamakan dari UMKM dan koperasi setempat, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal. SPPG di Cipanas melayani sekitar 4.000 siswa dari 14 sekolah, dengan pelayanan setiap hari Senin hingga Jumat. Setiap dapur dilengkapi dengan tim ahli gizi yang bertugas memeriksa dan menilai kelayakan makanan sebelum disajikan kepada anak-anak.
Heppy Eka Wiyanti Putri, Owner Yayasan Kondang Rasa Tempo Dulu, menambahkan bahwa program ini telah melalui serangkaian proses verifikasi yang ketat oleh pemerintah dan BGN. “Kami telah mengajukan registrasi online dan memenuhi semua persyaratan yang ditetapkan oleh pemerintah. Semua fasilitas kami telah diperiksa dan dinyatakan layak uji oleh pihak pemerintah dan sekolah,” jelas Heppy. Yayasan
Kondang Rasa Tempo Dulu juga memiliki komitmen kuat untuk memberdayakan masyarakat sekitar dengan membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja lokal melalui sistem lamaran kerja dan wawancara, dengan mempertimbangkan pengalaman kerja para pelamar. “Kami berharap, dengan adanya PGN Dapur Kondang Rasa Tempo Dulu, kami dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan turut serta dalam menyukseskan program Bapak Presiden Prabowo,” pungkas Heppy dengan optimisme.
(Bet)













