DaerahSosial

Program Nyaah Ka Indung: Mewujudkan Kepedulian Nyata Terhadap Lansia di Jawa Barat

264
×

Program Nyaah Ka Indung: Mewujudkan Kepedulian Nyata Terhadap Lansia di Jawa Barat

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Gubernur Jawa Barat, Kang Dedi Mulyadi (KDM), bersama Bupati Cianjur, Mochammad Wahyu Ferdian, meresmikan program inovatif bertajuk “Nyaah Ka Indung” di Pendopo Cianjur, Sabtu, 12 April 2025.

Program ini merupakan gagasan unggulan Gubernur Dedi Mulyadi, yang bertujuan memberikan perhatian khusus kepada kaum ibu lanjut usia kurang mampu di Jawa Barat.

Dalam penyampaian visi program tersebut, pada Jum’at, 11 April 2025, Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa program “Nyaah Ka Indung” melibatkan ASN eselon 2, 3, dan 4 di Jawa Barat. Setiap ASN diwajibkan untuk menjadi “ibu asuh” bagi lansia yang membutuhkan perhatian, guna memastikan kesejahteraan mereka di masa tua.

“Ibu asuh yang sudah lanjut usia akan diperhatikan kehidupan sehari-harinya oleh masing-masing ASN. Ini menjadi bentuk nyata perhatian kami terhadap lansia,” ujar Kang Dedi. Ia juga memaparkan bahwa program ini sudah berjalan dengan baik di Jawa Barat, di mana terdapat lebih dari 50 ribu lansia merasa bahagia berkat perhatian yang diterima melalui program tersebut.

Bupati Cianjur, Mochammad Wahyu Ferdian, turut memberikan apresiasi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, program “Nyaah Ka Indung” berfokus pada penguatan peran perempuan sebagai pilar utama dalam pembangunan keluarga dan masyarakat. “Nyaah Ka Indung” tidak hanya menunjang kesejahteraan lansia tetapi juga menjadi langkah komitmen terhadap perlindungan dan pemberdayaan kaum perempuan.

“Program ini bukan sekadar simbol kepedulian, melainkan bentuk nyata komitmen terhadap kaum perempuan, khususnya ibu lansia. Kami di Cianjur akan mendukung penuh program ini demi meningkatkan kualitas hidup mereka,” tutur Wahyu.

Ia juga berharap program ini terus dilanjutkan dan menjadi inspirasi bagi daerah lain. “Harapan saya, seluruh pihak dapat mengikhlaskan tenaga dan waktunya untuk membuat program ini menjadi langkah berkelanjutan, karena ini adalah program yang luar biasa untuk memberikan dampak positif jangka panjang,” tutupnya.

Dengan program “Nyaah Ka Indung”, pemerintah Jawa Barat menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya memperhatikan pembangunan fisik, tetapi juga aspek sosial dan kemanusiaan yang berorientasi pada kesejahteraan dan kelayakan hidup bagi kaum lanjut usia.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses