Hallonusantara.com || CIANJUR – Dari vidio yang beredar terlihat satu aksi kelompok masa di halaman parkir kantor Desa Cipendawa Kecamatan Pacet yang baru-baru ini terjadi Jum’at, (02/08/2024) menimbulkan kepanikan pada rapat warga Kampung Pasir Cina di salah satu ruangan Kantor Desa serta para aparatur Desa dan masyarakat yang sedang mengurus keperluan administrasi.Yang mengakibatkan terhambatnya kepentingan masyarakat umum. Senin (05/08/2024).
Aryo Prima,yang beralamat di kampung Pasir Cina yang ikut rapat
bersama warga saat di konfirmasi awak media mengatakan.
Awalnya bahwa tidak ada undangan khusus ke RT maupun warga mengenai izin akses jalan yang akan di bangun untuk di musyawarahkan saya diminta ikut hadir ke Desa Cipendawa oleh Iwan Mustofa erte 03 bersama pak Hamdan dan pak Aceng,sampai di lokasi sekitar jam 14.00 wib, kita nunggu sebentar kemudian acara dimulai dari pihak Desa,hadir di sana PJRW Adi Mulyana dan Sekdes E.Junaidi, ketika rapat musyawarah baru berjalan kira-kira tidak ada setengah jam tiba-tiba terdengar suara motor di gerung-gerung.Saya pikir itu ada apa..! karna tidak memperhatikan namun kemudian antara 10 menit suara motor makin keras, mereka meneriakkan ” keluar biong,ke luar biong” dan saya langsung melihat kebawah tidak ada aparat keamanan dan baru datang lebih kurang 11 menit dari masa yang datang.
“Saya hanya melihat Babinkantibmas dan Babinsa, kelompok masa yang datang terus meneriakkan biong keluar mana biong tea dengan logatnya,melihat kejadian itu saya lansung turun dari tempat ruangan rapat dan sempat bertanya,siapa sih yang dimaksud biong tersebut kepada kelompok masa,kemudian masuk lagi ke dalam ruang musyawarah untuk pembahasan tentang akses jalan yang akan ada pembangunan di jalan Kampung Pasir Cina bersama warga dengan aparatur Desa untuk melanjutkan musyawarah di aula atas,berselang 15 menit ada teriakan suara, keluar biong,keluar biong, melihat gelagat keadaan makin ricuh,saya melihat pembakaran ban oleh masa yang yang datang,” jelas Aryo.
Saat Aryo mengatakan pada media,Saya mendengar sendiri kata-kata Babinkantibmas dengan sabar dan sopan kepada kelompok masa tersebut menghimbau agar untuk memadamkan api,kelompok masa tersebut tidak satu pun menangapi, Babinmas meminta saya untuk tolong membantu bantu menyampaikan agar mereka memadamkan api tersebut.Saya kemudian mendatangi empat orang di antara mereka tepi tidak satu orang pun yang mau mendengarkan perkataan saya untuk memadamkan api tersebut, kemudian saya mencari air di kamar mandi di kantor desa dan mengambil air lebih kurang satu ember dengan membawa gayung keluar untuk menyiram api tersebut juga minta izin dulu kepada kelompok masa yang ada di halaman parkir kantor desa,tolong rekan-rekan semua izinkan saya untuk memadankan api,mereka diam. Saya menyiramkan air satu gayung,aka tetapi sisa air di ember ditendang oleh salah seorang dari mereka.
“Akhirnya saya berfikir untuk bagaimana cara meyakinkan mereka untuk membubarkan aksi yang di lakukan kelompok masa tersebut,saya sendiri ikut berorasi agar aksi ini tidak terus berlanjut,singkat kata mereka bubar semua,sekitar jam 4 sore,” pungkas Arya warga Kampung Pasir Cina.
Di tempat yang terpisah E.Junaidi Sekretaris Desa Cipendawa saat di konfirmasi media di ruangan kantornya menjelaskan, “Bahwa benar adanya, pada hari Jumat,02-08-2024, ada sekelompok masa yang tidak di ketahui dari mana asal datangnya dan tidak bisa menyebutkan dari Desa mana atau wilayah mana yang jelas mereka datang ke Desa Cipendawa,sekelompok masa itu berdemo sampai membakar ban sepengetahuan saya dan tidak ada unsur-unsur lainnya,karna saya sendiri tidak turun, terus untuk melanjutkan rapat dengan warga Masyarakat dan apapun bentuk ucapan kelompok masa tersebut,” pungkasnya E.Junaidi
(Bet)













