Daerah

Sosialisasi Anti Korupsi Dalam Rangka Hari Anti Korupsi Sedunia

316
×

Sosialisasi Anti Korupsi Dalam Rangka Hari Anti Korupsi Sedunia

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Pemerintah Kabupaten cianjur melalui Inspektorat Kabupaten cianjur melanjutkan sosialisasi antikorupsi dan program pencegahan korupsi yang pesertanya adalah seluruh kepala Desa sekabupaten cianjur bertempat di Aula Hotel palace Cipanas Cianjur, Selasa (12/12/2023).

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan pemerintahan anti korupsi dan menindaklanjuti surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI nomor 18 tahun 2023 tentang himbauan penyelenggaraan kegiatan hari anti korupsi sedunia (Harkodia) tahun 2023.

Dalam sosialisasi tersebut di hadiri oleh Asda 1 Arif purnawan, kadis ekpetorat kabupaten cianjur, Hj Kokom Komariah, Kapolres Cianjur, kejaksaan negeri cianjur dan 360 kepala desa se-kabupaten cianjur.

Dalam penyampaiannya, ekpetorat kabupaten cianjur Hj Kokom Komariah menjelaskan bahwa sosialisasi ini adalah salah satu tindak lanjut agar seluruh yang terkait dapat lebih tersosialisasikan dan lebih memahami tentang anti korupsi tersebut dan ini juga merupakan salah satu kegiatan dalam peringatan Harkodia.

” Kita telah usai melaksanakan kegiatan terkait anti korupsi serta kegiatan ini merupakan bagian dari penindaklanjutan yang telah kita laksanakan. Semoga pemaparan yang di sampaikan oleh seluruh narasumber dapat memberikan pemahaman yang lebih signifikan kepada para peserta, sehingga dapat di terapkan dengan baik nantinya,” ungkapnya

Lanjut hj Kokom Komariah menjelaskan suksesnya kegiatan ini merupakan tujuan utama dalam memberikan pemahaman kepada seluruh stakeholder terkait dengan menghadirkan 2 orang yang berkompeten dalam menjadi aparat penegak hukum agar dapat memahami dan menindaklanjutinya.

“hari ini pesertanya dari kepala desa se-kabupaten cianjur. Selain menggiatkan sosialisasi dan pemahaman kita juga melakukan upaya pengawasan baik di tingkat OPD maupun legislatif dan eksekutif. Termasuk juga untuk kalangan umum dari perangkat desa, tokoh agama, ormas sehingga pemahaman anti korupsi ini lebih dipahami,” jelasnya

Lebih lanjut Kokom Komariah mengatakan bahwa kegiatan tersebut sangat bagus untuk dilaksanakan, pihak kepala desa juga menyarankan kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan satu tahun sekali, tetapi setiap ingin melaksanakan dan selesai melaksanakan kegiatan harus dilaksanakan sosialisasi.

“Tentu kami sangat mendukung dengan kegiatan tersebut, kalau bisa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan itu diadakan juga sosialisasi anti korupsi karena masalah korupsi ini harus sering di ingatkan,” pungkasnya.

(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses