Mancanegara

Konflik Timur Tengah Memanas, Iran Tuduh AS dan Israel Lakukan Agresi Militer dan Serang Teheran

38
×

Konflik Timur Tengah Memanas, Iran Tuduh AS dan Israel Lakukan Agresi Militer dan Serang Teheran

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Jakarta — Konflik geopolitik Timur Tengah kembali memasuki fase kritis setelah Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengecam keras dugaan serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap sejumlah wilayah strategis Iran, termasuk ibu kota Teheran.

Dalam pernyataan resmi diplomatik Iran di Indonesia, Sabtu (28/2/2026), Kedubes Iran menegaskan bahwa serangan tersebut merupakan tindakan agresi yang dinilai melanggar kedaulatan nasional serta integritas teritorial Republik Islam Iran sebagai negara berdaulat.

Pemerintah Iran menyatakan, serangan militer ke wilayah Teheran dan kota lain di Iran terjadi pada Sabtu pagi dan disebut menyasar lokasi sipil serta infrastruktur vital. Informasi tersebut disampaikan melalui laporan resmi pemerintah yang dikutip dari Info Publik, Minggu (1/3/2026).

Menurut Iran, tindakan Amerika Serikat dan Israel tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional, khususnya Pasal 2 Ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang secara tegas melarang ancaman maupun penggunaan kekuatan terhadap wilayah negara lain.

Dalam sikap resminya, Iran menilai serangan AS dan Israel terhadap Iran sebagai bentuk agresi nyata yang berpotensi memperburuk stabilitas keamanan regional dan memicu ketegangan internasional yang lebih luas.

Pemerintah Iran juga memperingatkan bahwa eskalasi militer tersebut tidak hanya mengancam keamanan nasional Iran, tetapi juga berisiko mengganggu perdamaian global di tengah situasi politik dunia yang semakin tidak stabil.

Sebagai respons atas serangan tersebut, Iran menegaskan memiliki hak sah untuk membela diri sesuai Pasal 51 Piagam PBB. Ketentuan itu memberikan legitimasi hukum internasional bagi suatu negara untuk melakukan pertahanan diri apabila menghadapi serangan bersenjata.

Kedutaan Besar Iran menyampaikan bahwa Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran siap menggunakan hak pertahanan tersebut secara penuh guna menjaga kedaulatan negara dan memberikan respons tegas terhadap setiap bentuk agresi militer.

Iran juga mendesak Dewan Keamanan PBB segera mengambil langkah konkret guna menghentikan pelanggaran terhadap perdamaian internasional serta mencegah eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Dalam pernyataan yang disampaikan di Jakarta, Kedubes Iran turut mengajak pemerintah dan rakyat Indonesia, tokoh politik, organisasi keagamaan, akademisi, serta insan media untuk memberikan perhatian serius dan sikap terbuka terhadap perkembangan konflik internasional tersebut.

Iran berharap dukungan komunitas global, termasuk Indonesia, dalam mendorong penghentian perang dan menjaga stabilitas perdamaian dunia di tengah meningkatnya tensi geopolitik internasional.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses