Peristiwa

Pria Nekat Panjat Tower BTS di Ciranjang, Petugas Siaga Evakuasi dan Polisi Amankan Korban

31
×

Pria Nekat Panjat Tower BTS di Ciranjang, Petugas Siaga Evakuasi dan Polisi Amankan Korban

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || Cianjur — Aksi nekat seorang pria berusia sekitar 30 tahun yang memanjat tower Base Transceiver Station (BTS) di Kampung Pupunjul, Desa Kertajaya, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Kamis (26/2/2026) sekitar pukul 12.15 WIB, menggegerkan warga sekitar. Peristiwa tersebut sempat memicu kepanikan karena pria itu diduga hendak melakukan percobaan bunuh diri.

Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, pria tersebut tiba-tiba memanjat tower telekomunikasi dengan ketinggian puluhan meter. Warga yang melihat kejadian itu langsung melaporkan kepada aparat kepolisian dan petugas pemadam kebakaran.

Komandan Regu (Danru) 2 Unit Pemadam Kebakaran Pos Ciranjang, Maman Abdurahman, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan darurat dari masyarakat terkait adanya seseorang berada di atas tower dalam kondisi membahayakan.

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi untuk melakukan langkah evakuasi. Saat tiba, situasi sudah dipadati warga dan aparat kepolisian yang berupaya membujuk korban agar turun,” ujar Maman kepada wartawan.

Petugas pemadam kebakaran bersama kepolisian kemudian bersiaga di sekitar lokasi sambil menyiapkan skenario penyelamatan apabila korban tidak bersedia turun. Upaya pendekatan persuasif terus dilakukan guna mencegah risiko jatuh maupun tindakan yang membahayakan jiwa.

Namun sebelum proses evakuasi menggunakan peralatan khusus dilaksanakan, pria tersebut akhirnya memilih turun sendiri dari tower dalam kondisi selamat.

“Alhamdulillah yang bersangkutan turun dengan sendirinya sebelum evakuasi dilakukan,” katanya.

Hingga kini motif aksi nekat tersebut masih dalam pendalaman aparat. Dugaan sementara mengarah pada adanya persoalan kejiwaan yang dialami korban.

“Motif pastinya belum diketahui. Informasi awal menyebutkan korban diduga memiliki gangguan mental,” tambah Maman.

Setelah berhasil diamankan, pria tersebut langsung dibawa oleh aparat kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut serta mengantisipasi kemungkinan tindakan serupa terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya respons cepat masyarakat dan aparat dalam menangani situasi darurat yang berpotensi mengancam keselamatan jiwa. Aparat juga mengimbau warga agar segera melapor apabila menemukan kondisi serupa di lingkungan masing-masing.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses