Hallonusantara.com || Garut, Jabar – Akibat tingginya intensitas hujan yang begitu tinggi diwilayah Kabupaten Garut yang terjadi beberapa hari ini terutama pada hari Jum’at 20 Januari 2023, mengakibatkan jembatan gantung penghubung antara Kecamatan Pakenjeng dan Kecamatan Mekarmukti Kabupaten Garut Ambrol tepatnya di Kampung Saparantu, Rt.01 dan 02 RW.04, Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut.
Karena begitu besarnya debit air yang mengalir di sungai perbatasan kedua kecamatan tersebut membuat amburuknya jembatan Gantung penghubung kedua kecamatan dan luapan air merusak serta menggenangi pesawahan milik warga diwilayah Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti seluas 40 Ha dan wilayah Desa Gunamekar, Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, seluas 10 Ha.
Dengan terjadinya bencana banjir tersebut Camat Mekarmukti, Kapolsek Bungbulang, Kapolsubsektor Mekarmukti, Danposmil Mekarmukti, Babinsa Desa Jagabaya, Kasi Trantib Kec.Mekarmukti, Upt.PUPR Kec.Mekarmukti, Kepala Desa Jagabaya & Staff, Kepala Desa Gunamekar &Staff, Satpol PP Kecamatan Mekarmukti, Ketua RT dan RW mengadakan monitoring kelokasi kejadian bencana yang di saksikan oleh Warga masyarakat dari kedua kecamatan yang lahan pesawahannya terdampak banjir, Rabu 25/01/2023.
Bencana banjir yang mengakibatkan jebolnya jembatan penghubung kedua kecamatan tidak menelan korban jiwa, dan saat ini warga masyarakat yang lahan pertaniannya tergenang oleh air, sudah mulai melakukan perbaikan lahan dengan membajak atau mengolah kembali lahan sawahnya. (Agus)














