Daerah

Gerakan Revolusi Mental (GNRM) Gerakan Indonesia Bersih Gunung Bukan Tempat Sampah

99
×

Gerakan Revolusi Mental (GNRM) Gerakan Indonesia Bersih Gunung Bukan Tempat Sampah

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Dalam rangka hari bersih bersih sedunia (world cleanup day) serta melaksanakan salah satu gerakan nasional revolusi mental (GNRM ) yaitu gerakan Indonesia bersih, yang dilaksanakan di kantor taman nasional gunung gede pangrango cianjur Jawa barat dan dihadiri oleh kementerian lembaga organisasi terkait.

Kegiatan acara puncak aksi nyata repolusi mental gerakan bersih gunung gede pangrango tersebut, di hadiri oleh Mentri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendi, Kepala Bidang Teknis Konservasi, eselon satu KPMK, Kemenko marvest, KLHK, kemenpora, pejabat Pemda,
Kepala Balai Besar TNGGP, Agus Yulianto dan Sapto Aji Prabowo, Kapolres Cianjur AKBP Azhari Kurniawan, Danramil 0604, yang diwakili, Asda 2 perwakilan bupati
Budi Rahayu Toyib, Kesbangpol, Setda cianjur, Babinsa Babinkamtibmas, dan 250 orang peserta yang ikut hadir dalam acara tersebut, Selasa (19/09/2023).

Acara dibuka oleh menko PMK Muhadjir Effendi, dengan mengadakan beberapa acara diantarnya acara pelepasan peserta aksi nyata revolusi mental bersih gunung gede pangrango, penyerahan plakat apresiasi kepada TNGGP dan 5 komunitas, penyerahan kantong sampah, aksi bersih dan penanaman pohon.

Kepala balai besar TNGGP Sapto Aji Prabowo mengatakan bahwa ini baru awal untuk kita benar-benar bisa merevolusi mental semua pihak, sehingga kedepan lebih peduli lagi kepada kelestarian taman Nasional semua para pecinta alam. sehingga nantinya, gunung itu bukan lagi menjadi tempat sampah. tapi memang benar-benar tempat kita untuk mentadaburi ciptaan Allah subhanahu wa ta’ala dan kelestarian alam. sekali lagi kita tidak berhenti di sini kegiatan aksi nyata ini sampai benar-benar mentalnya revolusi tentu kegiatan-kegiatan ini semakin sering akan semakin baik, untuk melaksanakan dan mudah-mudahan gunung gunung yang lain sampai laut. itu semuanya bisa di datangi dengan baik semuanya bisa didaur ulang yang memang organik bisa diolah dengan menjadi barang yang berguna.

Saat disinggung soal Alun-Alun Suryakencana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango kebakaran kepala balai besar TNGGP memaparkan kami dapat notifikasi dari CCTV yang kami pasang disana sekitar pukul 12.29 wib mulai muncul asap kemudian pukul 14:30 kemudian kordinasi melalui radio kami memerintahkan tim yang bisa melakukan aksi bersih yang sudah turun ke pos 3 untuk segera naik ke pos atas. Dan kemudian ada 8 orang yang melakukan aksi bersih yang dari Kemenko PMK itu, yang revolusi mental itu, itu kembali ke atas untuk melakukan pemadaman.

Gerakan Revolusi Mental (GNRM) Gerakan Indonesia Bersih Gunung Bukan Tempat Sampah

Masih kata Sapto Aji, “Mereka di bantu 18 tim alhamdulilah api bisa di padamkan itu sekitar pukul 17.00 wib alhamdulillah ditengah waktu juga ada yang backup baik dari gunung gede maupun dari kandang badak,
Tadi malam kita siagakan sekitar 100 orang gabungan antara petugas dan masyarakat untuk melakukan monitoring sekaligus tadi pagi melakukan pengukuran luasnya yang terbakar berapa, luasan ada 2,59 Hektar, tepatnya ada 2,59 Hektar kemudian 89% adalah safana, rumput. Dan untuk titik apinya satu kemudian menyebar totalnya menjadi 2,59 Hektar,” jelasnya.

“Untuk penyebab kebakarannya kita belum tahu, kita masih menyelidiki, meminta keterangan beberapa orang saki yang bulan kemaren ada kegiatan disana, kemudian juga aksi yang memadamkan kita mintai keterangan. Nanti tentu kita cari penyebabnya apa,” pungkasnya.

(Anwar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses