Hallonusantara.com || KABUPATEN BEKASI – Realisasi pembangunan jembatan Cipamingkis yang berlokasi di wilayah Kecamatan Cibarusah Kabupaten Bekasi. Dan berikut jembatan tersebut merupakan penghubung antara Desa Cibarusah Kota, Sirnajati,Ridogalih dan Ridomanah berikut sekaligus penghubung Dua Kecamatan, baik itu Cibarusah dan Bojongmangu serta bisa juga lintas Dua Kabupaten antara Bekasi dan Bogor. Karena dilihat dari jarak tempuh yang paling dekat hanya jembatan Cipamingkis Cibarusah, merupakan jembatan penghubung alternatif yang paling dekat untuk dilalui.
Rencana pembangunan jembatan Cipamingkis sebetulnya sudah melalui beberapa proses ataupun musyawarah harus segera di perbaiki. Karena melihat kondisi jembatan tersebut sangat mengkhawatirkan yang di mana sisi jembatan sudah terkena longsor dikarenakan pergerakan tanah dan karena kikisan longsor yang bergerak secara perlahan -lahan otomatis longsor yang awalnya berlubang kecil kini menjadi membesar. Dan jika dibiarkan dalam arti tidak di bangun mungkin jembatan tersebut akan ambruk, Jum’at (29/03/2024).
Kepastian jembatan Cipamingkis Cibarusah akan di bangun ada kepastian yang dimana pada Rabu (27/03/2024) pada rapat minggon dalam rapat tersebut dilakukan pembahasan sosialisasi pembangunan jembatan Cipamingkis oleh H.Amin sebagai Ketua tim bagian pembangunan jembatan Cipamingkis dari Dinas Bina Marga Kabupaten Bekasi.
Menurut H.Amin pada rapat minggon mengenai pembangunan jembatan Cipamingkis menjelaskan,”bahwa pembangunan jembatan Cipamingkis akan segera dimulai pertengahan bulan April dan selesai diperkirakan pada Desember 2024,” ujarnya.
Lanjutnya “Pekerjaan pembangunan jembatan Cipamingkis di Cibarusah yang menghubungkan dua desa itu antara desa Cibarusah Kota dan Sirnajati di Wilayah Kecamatan Cibarusah akan ditutup total. Yang dimana untuk pembangunan jembatan tersebut digelontorkan sebesar 30 Miliar dari APBD murni Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Menurutnya, “Nanti akan kita buatkan penyeberangan alternatif untuk warga yang akan melintas bagi pejalan kaki, roda dua seperti sepeda dan motor saja. Itu pun nantinya warga yang akan menyeberangi jembatan alternatif, nantinya warga yang akan melintas harus antri. Sedangkan untuk pengguna roda empat atau lebih seperti mobil harus memutar lewat jonggol atau lewat leuwih malang melalui jembatan alternatif Cipamingkis II keluar ke Ridomanah,” pungkasnya.
Camat Cibarusah Rusdi Azis pada awak media mengatakan,”Sebaknya walaupun ditutup total dalam pekerjaan pembangunan jembatan Cipamingkis Cibarusah nantinya harus dibuatkan jembatan penyeberangan sementara untuk warga yang akan melintas, yaitu bagi penjalan kaki dan roda dua seperti sepeda dan motor, dan tetap di jembatan penyeberangan itu harus antri,” paparnya.
Masih kata Camat “Karena kalau memutar lewat Jonggol dan Leuwihmalang jarak tempuhnya cukup jauh sekitar 12 km. Namun untuk roda empat atau lebih seperti mobil terpaksa harus memutar lewat Jonggol dan Leuwihmalang,” ungkap Camat Rusdi.
Sementara itu menurut Ganjar Kacab PDAM Tirta Bhagasasi wilayah Serang Baru dan Cibarusah yang diundang pada rapat tersebut mengatakan,jaringan pipa PDAM yang mengalir ke tiga Desa yaitu Sirnajati, Ridogalih dan Ridomanah pastinya akan terputus sementara karena dampak dari pembangunan jembatan Cipamingkis Cibarusah ujarnya.
“Namun kami dari pihak PDAM akan tetap mengalirkan air bersih ke tiga desa itu, setelah terputus nanti akan kita sambungkan kembali jaringan pipanya,” pungkasnya.
(Dedy)













