NasionalPolemik

Tegas Jokowi, Pemerintah Tidak Bekingi Ponpes Al Zaytun

67
×

Tegas Jokowi, Pemerintah Tidak Bekingi Ponpes Al Zaytun

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || JAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara soal polemik pondok pesantren Al Zaytun. Dirinya mengungkapkan bahwa telah memerintahkan Menteri Polhukam Mahfud MD dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Jokowi pun meminta semua pihak untuk bersabar. Dia juga akan mengumumkan hasilnya setelah mendapatkan laporan dari Mahfud MD dan Yaqut.

“Ya sabar lah. pak Menkopolhukam, pak menteri agama sudah saya perintahkan untuk mendalami, untuk mendalami,” kata Jokowi di Pasar Palmerah, Jakarta, Senin (26/6/2023).

Jokowi menegaskan, bahwa dirinya ataupun pihak pemerintahan tidak ada yang membekingi Ponpes Al Zaytun. Pihak pemerintahan tersebut dalam hal ini Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko.

“Engga, engga (ada yang membekingi),” kata Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Mahfud MD menerima laporan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, terkait perkembangan tim investigasi pondok pesantren Al Zaytun.

Berdasarkan laporan Ridwan Kamil, kata Mahfud, terdapat tiga pelanggaran yang ditemukan, pertama terjadinya tindak pidana.

Selanjutnya, masalah kedua ialah pelanggaran administrasi yang dilakukan Yayasan Pendidikan Islam (YPI) sebagai lembaga yang menaungi Ponpes Al Zaytun.

Terakhir, pelanggaran ketiga ialah mengenai kondusifitas, ketertiban sosial, dan keamanan. Sebab, terjadi aksi massa akibat polemik Ponpes Al Zaytun.

“Menjadi tugas lagi Kang Emil sebagai gubernur bersama Kabinda, Polda, Kesbang, TNI dan sebagainya lah di Jawa Barat, yaitu menjaga kondusifitas, ketertiban sosial dan keamanan,” kata Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Sabtu (24/6/2023).

“Nah kita pasrahkan yang di lapangan tolong dikoordinasikan dengan seluruh aparat, kalau perlu koordinasi dengan pusat soal hal tertentu kita buka jalur dengan pak gubernur,”pungkasnya. (Alhas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses