DaerahKesehatan

Derita Tanpa Jeda: Warga Sukanagara Penderita Kanker Stadium Tiga Tertahan Biaya, Pengobatan Terancam Mandek

92
×

Derita Tanpa Jeda: Warga Sukanagara Penderita Kanker Stadium Tiga Tertahan Biaya, Pengobatan Terancam Mandek

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR — Ade Kartini (48), warga Kampung Cimapag Girang, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukanagara, kembali harus menghadapi kenyataan pahit. Mengidap kanker payudara stadium tiga, ia terpaksa menghentikan sebagian pengobatannya karena terkendala biaya transportasi dan kebutuhan harian.

Dengan kondisi tubuh yang makin melemah, Ade mengaku nyeri yang muncul hampir setiap hari membuat aktivitasnya sangat terbatas. Ketidakmampuan ekonomi memperburuk situasi hingga ia tidak dapat lagi rutin menjalani kontrol kesehatan.

“Saya harus berobat jalan karena kanker saya sudah stadium tiga. Dulu sempat dapat bantuan dari KDM, tapi tidak berlanjut. Setelah itu saya berjuang sendiri,” ujarnya, Kamis (11/12).

Ade menuturkan, ia telah berusaha mencari berbagai jalur bantuan. Ia pernah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Bandung dengan ambulans puskesmas, dan sempat mengajukan permohonan bantuan ke Pakuan.

“Saya sudah datang ke tempat pengaduan. Tapi petugas bilang bantuan dari gubernur tidak bisa dua kali. Saya ingin mengadu ke Bupati Cianjur, tapi tidak ada yang bisa mengantar,” ungkapnya.

Meski tercatat sebagai peserta BPJS, bukan berarti seluruh kendala teratasi. Ade menjelaskan bahwa biaya transportasi menuju fasilitas kesehatan, ditambah kebutuhan hidup sehari-hari, menjadi beban yang kini tidak mampu ia tanggung.

“Untuk biaya harian saja sudah kewalahan. Ketika sakit datang, tubuh terasa sangat lelah. Saya hanya berharap ada yang bisa membantu,” katanya.

Ade Kartini kini menaruh harapan pada pemerintah daerah, lembaga sosial, dan masyarakat luas agar dapat memberikan dukungan agar pengobatan yang tertunda bisa dilanjutkan kembali.

“Bantuan sekecil apa pun sangat berarti bagi saya,” ucapnya lirih.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses