Hallonusantara.com || Cianjur – Kondisi jalan alternatif di kawasan samping Istana Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kembali menuai sorotan publik. Infrastruktur jalan yang rusak disertai maraknya parkir liar angkutan kota (angkot) dinilai menjadi penyebab meningkatnya risiko kecelakaan serta kemacetan lalu lintas di wilayah tersebut.
Jalur yang menghubungkan kawasan menuju Desa Cipanas, Kecamatan Cipanas itu dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah dengan banyak lubang di badan jalan. Situasi diperburuk oleh angkot yang kerap berhenti dan parkir sembarangan di bahu hingga badan jalan, sehingga mempersempit ruang kendaraan yang melintas.
Warga setempat menyebut kondisi tersebut memaksa pengendara, khususnya sepeda motor, mengambil jalur berlawanan arah demi menghindari hambatan di jalan, yang berujung pada tingginya potensi kecelakaan.
Seorang pedagang di lokasi, Asep, mengatakan kecelakaan kembali terjadi pada Senin (2/3), melibatkan seorang pengendara sepeda motor perempuan yang terjatuh saat berusaha menghindari kendaraan dari arah berlawanan.
“Pengendara jatuh karena harus mengambil jalur lawan arah. Jalan sudah sempit, banyak angkot parkir, ditambah kondisi jalan berlubang,” ujarnya kepada wartawan.
Selain angkot, keberadaan parkir mobil pribadi dan lapak pedagang di sisi jalan turut memperparah kepadatan lalu lintas, terutama pada jam sibuk aktivitas masyarakat dan kawasan perdagangan di Cipanas.
Masyarakat juga menyoroti tidak optimalnya fungsi terminal angkot yang sebelumnya telah disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama Pemerintah Desa Cipanas. Terminal tersebut dinilai belum dimanfaatkan maksimal karena sejumlah sopir angkot masih memilih menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan.
“Terminal sudah ada, tapi angkot tetap berhenti di jalan. Akhirnya jalan berubah jadi terminal liar,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Warga mempertanyakan lemahnya pengawasan serta minimnya penertiban dari instansi terkait terhadap pelanggaran parkir dan operasional angkutan umum di kawasan tersebut.
Atas kondisi itu, masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama aparat perhubungan dan kepolisian segera mengambil langkah tegas melalui perbaikan infrastruktur jalan serta penertiban parkir liar guna mencegah kecelakaan berulang.
Warga berharap penanganan segera dilakukan mengingat jalur tersebut merupakan akses strategis di kawasan wisata, perkantoran, dan permukiman padat di wilayah Cipanas, sehingga keselamatan pengguna jalan dapat terjamin dan tidak kembali menimbulkan korban.
(Bet)













