Hallonusantara.com | BANDUNG — Gubernur Jawa Barat resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026. Keputusan tersebut ditetapkan di Bandung pada 24 Desember 2025 dan mulai berlaku 1 Januari 2026.
Penetapan UMK 2026 dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025, serta memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota dan Provinsi Jawa Barat.
Dalam keputusan tersebut, Gubernur menetapkan besaran UMK 2026 untuk 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, termasuk Kabupaten Cianjur yang ditetapkan sebesar Rp3.316.191.
Daftar Lengkap Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Jawa Barat Tahun 2026:
1. Kota Bekasi – Rp5.999.443
2. Kabupaten Bekasi – Rp5.938.885
3. Kabupaten Karawang – Rp5.886.853
4. Kota Depok – Rp5.522.662
5. Kota Bogor – Rp5.437.203
6. Kabupaten Bogor – Rp5.161.769
7. Kabupaten Purwakarta – Rp5.052.856
8. Kota Bandung – Rp4.737.678
9. Kota Cimahi – Rp4.090.568
10. Kabupaten Bandung Barat – Rp3.984.711
11. Kabupaten Bandung – Rp3.972.202
12. Kabupaten Sumedang – Rp3.949.856
13. Kabupaten Sukabumi – Rp3.831.926
14. Kabupaten Subang – Rp3.737.482
15. Kabupaten Cianjur – Rp3.316.191
16. Kota Sukabumi – Rp3.192.807
17. Kota Tasikmalaya – Rp2.980.336
18. Kabupaten Indramayu – Rp2.910.254
19. Kabupaten Tasikmalaya – Rp2.871.874
20. Kabupaten Cirebon – Rp2.880.798
21. Kota Cirebon – Rp2.878.646
22. Kabupaten Majalengka – Rp2.595.368
23. Kabupaten Garut – Rp2.472.227
24. Kabupaten Ciamis – Rp2.373.644
25. Kabupaten Kuningan – Rp2.369.380
26. Kota Banjar – Rp2.361.241
27. Kabupaten Pangandaran – Rp2.351.250
Dalam diktum keputusan tersebut ditegaskan bahwa UMK hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengusaha wajib menyusun dan menerapkan struktur dan skala upah.
Gubernur Jawa Barat juga menegaskan bahwa pengusaha dilarang membayar upah di bawah UMK, kecuali bagi pelaku usaha mikro dan kecil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, pengusaha yang telah membayar upah di atas UMK dilarang menurunkan besaran upah pekerja.
Keputusan Gubernur Jawa Barat tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan menjadi dasar hukum pelaksanaan pengupahan di seluruh wilayah Jawa Barat pada tahun 2026.
(Bet)













