DaerahHallo Buruh

UMK 2026 Jawa Barat Resmi Ditetapkan, Cianjur Rp3.316.191

190
×

UMK 2026 Jawa Barat Resmi Ditetapkan, Cianjur Rp3.316.191

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com | BANDUNG — Gubernur Jawa Barat resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2026 melalui Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 561.7/Kep.862-Kesra/2025 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota Tahun 2026. Keputusan tersebut ditetapkan di Bandung pada 24 Desember 2025 dan mulai berlaku 1 Januari 2026.

Penetapan UMK 2026 dilakukan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang ketenagakerjaan, di antaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025, serta memperhatikan rekomendasi Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota dan Provinsi Jawa Barat.

Dalam keputusan tersebut, Gubernur menetapkan besaran UMK 2026 untuk 27 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Barat, termasuk Kabupaten Cianjur yang ditetapkan sebesar Rp3.316.191.

Daftar Lengkap Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Jawa Barat Tahun 2026:

1. Kota Bekasi – Rp5.999.443

2. Kabupaten Bekasi – Rp5.938.885

3. Kabupaten Karawang – Rp5.886.853

4. Kota Depok – Rp5.522.662

5. Kota Bogor – Rp5.437.203

6. Kabupaten Bogor – Rp5.161.769

7. Kabupaten Purwakarta – Rp5.052.856

8. Kota Bandung – Rp4.737.678

9. Kota Cimahi – Rp4.090.568

10. Kabupaten Bandung Barat – Rp3.984.711

11. Kabupaten Bandung – Rp3.972.202

12. Kabupaten Sumedang – Rp3.949.856

13. Kabupaten Sukabumi – Rp3.831.926

14. Kabupaten Subang – Rp3.737.482

15. Kabupaten Cianjur – Rp3.316.191

16. Kota Sukabumi – Rp3.192.807

17. Kota Tasikmalaya – Rp2.980.336

18. Kabupaten Indramayu – Rp2.910.254

19. Kabupaten Tasikmalaya – Rp2.871.874

20. Kabupaten Cirebon – Rp2.880.798

21. Kota Cirebon – Rp2.878.646

22. Kabupaten Majalengka – Rp2.595.368

23. Kabupaten Garut – Rp2.472.227

24. Kabupaten Ciamis – Rp2.373.644

25. Kabupaten Kuningan – Rp2.369.380

26. Kota Banjar – Rp2.361.241

27. Kabupaten Pangandaran – Rp2.351.250

Dalam diktum keputusan tersebut ditegaskan bahwa UMK hanya berlaku bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Bagi pekerja dengan masa kerja satu tahun atau lebih, pengusaha wajib menyusun dan menerapkan struktur dan skala upah.

Gubernur Jawa Barat juga menegaskan bahwa pengusaha dilarang membayar upah di bawah UMK, kecuali bagi pelaku usaha mikro dan kecil sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, pengusaha yang telah membayar upah di atas UMK dilarang menurunkan besaran upah pekerja.

Keputusan Gubernur Jawa Barat tersebut ditandatangani secara elektronik oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan menjadi dasar hukum pelaksanaan pengupahan di seluruh wilayah Jawa Barat pada tahun 2026.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses