HALLO NUSANTARA || CIANJUR — Kapolres Cianjur AKBP Beddy Suwendi, S.H., S.I.K., melakukan kunjungan perdana ke kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cianjur. Dalam pertemuan itu, ia mengajak insan pers menjaga akurasi pemberitaan sekaligus menawarkan kemudahan penerbitan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) secara gratis bagi wartawan yang membutuhkan.
Di hadapan pengurus dan anggota PWI Cianjur, Beddy menekankan pentingnya pemberitaan yang sesuai fakta. Ia menyatakan kepolisian dan media memiliki peran masing-masing dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
“Harapan saya sebagai Kapolres baru, mari kita bersama-sama membuat berita yang baik, berita yang sesuai dengan fakta. Jangan sampai ada berita yang tidak sesuai kenyataan,” kata Beddy.
Ia berharap komunikasi antara kepolisian dan media dapat dibangun melalui kerja sama yang terbuka. Menurut dia, informasi yang benar diperlukan agar masyarakat memahami perkembangan situasi keamanan di Kabupaten Cianjur.
Namun, hubungan kemitraan tersebut tetap perlu menempatkan independensi pers dan tanggung jawab kepolisian pada batas yang jelas. Akurasi berita harus dijaga melalui verifikasi, konfirmasi, dan pengujian informasi, bukan semata-mata mengikuti harapan salah satu pihak.
Selain mengajak wartawan membangun kolaborasi, Beddy menyampaikan dukungan berupa kemudahan layanan penerbitan dan perpanjangan SIM secara gratis bagi wartawan yang membutuhkan.
“Kami ingin insan pers pun mendapat kemudahan pelayanan dari kepolisian. Semoga dukungan kecil ini memperkuat semangat kita untuk saling menjaga kepercayaan dan membangun Cianjur yang lebih baik bersama-sama,” ujarnya.
Meski demikian, mekanisme pemberian layanan gratis tersebut belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia, termasuk persyaratan penerima, cakupan biaya yang ditanggung, dan dasar kebijakannya.
Kunjungan perdana ini menjadi langkah awal komunikasi antara Kapolres Cianjur dan organisasi wartawan. Pelaksanaannya akan bermakna bagi publik apabila keterbukaan informasi, kemudahan akses konfirmasi, dan penghormatan terhadap independensi pers diwujudkan dalam praktik kerja sehari-hari.
(Bet)















