Hallonusantara.com || BLITAR – Sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Blitar, Babinsa Sumberdiren, Serda Agus H, bersama petugas kesehatan hewan melakukan pendampingan pemeriksaan ternak. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan kesehatan hewan ternak milik warga tetap terjaga.
Serda Agus H mendampingi tim kesehatan dari Dinas Peternakan Kabupaten Blitar untuk mengecek sejumlah peternakan sapi. Pemeriksaan melibatkan pengecekan fisik ternak, pemberian vaksin, serta edukasi kepada peternak tentang gejala awal PMK.
“Kami berupaya memastikan ternak di wilayah ini bebas PMK dan memberikan sosialisasi agar peternak waspada terhadap gejala penyakit ini,” ujar Serda Agus.
Drh. Ibu Vera, petugas yang berpartisipasi, menjelaskan bahwa tindakan antisipasi perlu dilakukan karena PMK bisa menyebar cepat dan merugikan peternak.
“Kami memberikan vaksinasi dan membimbing peternak untuk menjaga kebersihan kandang,” ungkap drh. Vera.
Sutrisno, seorang peternak, mengungkapkan rasa terima kasih atas pendampingan yang diberikan. “Kami merasa lebih tenang dengan adanya pemeriksaan rutin. Informasi yang diberikan sangat membantu,” ujar Sutrisno.
Danramil 0808/02 Garum, Kapten Kav. Eko Wahyudiono, menegaskan dukungan terhadap Babinsa Sumberdiren yang aktif membantu masyarakat.
Kolaborasi antara Babinsa, petugas kesehatan, dan masyarakat diharapkan dapat mencegah wabah PMK di Kabupaten Blitar, sehingga peternakan tetap produktif dan aman.
(Bet)













