HukumKriminal

Sempat Diduga Korban Begal, Seorang Buruh di Karawang Ternyata Korban Pembunuhan

71
×

Sempat Diduga Korban Begal, Seorang Buruh di Karawang Ternyata Korban Pembunuhan

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || KARAWANG – Aparat Kepolisian Resor Karawang mengungkap fakta terkait kasus kematian Arif Sriyono di pinggir irigasi Sasak Misran, Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari, Karawang, Jawa Barat.

Semula, Arif diduga tewas dibegal di lokasi kejadiaan. Namun, kini polisi menyebut Arif adalah korban pembunuhan yang diotaki istrinya sendiri.

Kepala Polres Karawang AKBP Wurdhanto Hadicaksono mengatakan, fakta tersebut terungkap dari serangkaian penyelidikan. Mulai dari memeriksa 17 saksi hingga menganalisa sejumlah CCTV.

Dari sana terungkap, kata Wirdhato, motif pembegalan hanyalah skenario semata.

“Ini pembunuhan yang direncanakan,” kata Wirdhanto di Mapolres Karawang, Selasa (16/1/2024).

Polisi telah menetapkan tiga orang tersangka. Pertama istri korban, Ossy Claranita (32) sebagai otak pembunuhan, lalu Pandu (19) adik ipar korban, dan RZ sebagai eksekutor.

“Dua tersangka sudah kita amankan. Ada pun eksekutor, RZ, sedang kami buru,” kata Wirdhanto.

Korban menderita luka di bagian leher, dada, dan perut. Pelaku juga membawa kabur motor milik korban.

Motif sakit hati dan ekonomi

Wirdhanto Hadicaksono menjelaskan, motif Ossy tega mendalangi pembunuhan suaminya karena sakit hati, dan juga persoalan ekonomi.

“Motif utamanya adalah sakit hati dan dendam,” kata Wirdhanto. Hubungan rumah tangga keduanya sudah tak harmonis.

Sering terjadi percekcokan. Salah satunya adalah permasalahan ekonomi, di mana korban mulai membatasi nafkah kepada Ossy.

Wirdhanto juga menyebut ada motif karena ekonomi, sebab jika korban diceraikan maka harta benda tidak bisa dibagi, karena ada kesepakatan.

Namun, jika Arif meninggal, maka harta tersebut bisa menjadi harta waris.

“Berdasarkan hasil keterangan, rupanya OC yang merupakan istri korban pun saat ini memiliki pil (pria idaman lain),” lanjut Wirdhanto.

Selain itu, kata Wirdhanto, status janda cerai dan janda mati juga jadi pertimbangan Ossy saat merencanakan pembunuhan.

(Rq)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses