Hallonusantara.com || BANDUNG – Target peningkatan kompetensi pegawai pada implementasi Jabar Corporate University (CorpU) harus selaras,dan mendukung sukses pencapaian misi pembangunan di Jawa Barat
Peningkatan Kualitas dan aksesibilitas pendidikan menengah dan khusus,serta pendidikan informal dan inklusi,menjadi isu strategis Dinas Pendidikan berdasarkan kertas kerja IKU dan IKK. Isu itulah yang menjadi fokus kegiatan CorpU di Disdik Provinsi Jawa Barat.
Pelaksanaanya perlu melalui 3 model,yaitu70% dengan model experiential learning seperti magang atau internship program,20% model social learning baik coaching maupun mentoring,dan 10% model formal learning melalui pelatihan – pelatihan luring dan daring.
Hal-hal diatas dijelaskan oleh Kepala Bidang PKTI BPSDM Jabar,pada Training Need Analysis Jabar CorpU di Disdik Jabar belum lama ini.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat,Wahyu Mijaya menyambut positif terpilihnya Disdik Jabar sebagai pilot project kegiatan akselerasi Jabar CorpU ini.
” Puluhan ribu ASN ada di Disdik,baik pendidik maupun tenaga kependidikan,semua membutuhkan Kegiatan peningkatan kompetensi yang tepat,masif,hingga setiap pegawai Disdik Jabar mampu memiliki minimal satu sertifikasi resmi untuk kompetensi yang di kuasainya,jelas Wahyu.
(Enggal.SW)













