Daerah

Merah Putih Membara di Pacet: Warga Sukanagalih Satukan Langkah, Hidupkan Semangat Juang di HUT RI ke-80

188
×

Merah Putih Membara di Pacet: Warga Sukanagalih Satukan Langkah, Hidupkan Semangat Juang di HUT RI ke-80

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Minggu (24/8/2025) seakan tak lagi sama. Ribuan warga dari berbagai penjuru tumpah ruah, menjadikan desa itu lautan merah putih. Dari anak-anak yang riang mengikuti lomba, pemuda yang penuh semangat, hingga para sesepuh yang hanyut dalam nostalgia perjuangan—semua bersatu dalam gelora peringatan HUT RI ke-80.

Kemeriahan dimulai dengan gerak jalan sehat, dilanjutkan aneka perlombaan tradisional antar-RT dan RW. Namun yang membuat suasana semakin khidmat adalah kehadiran aparat keamanan—Kapolsek Pacet diwakili AKP Cecep Yusuf, Babinsa Koramil 04/Pacet Serma Sugiono, Bhabinkamtibmas Aipda TS. Siregar—serta tokoh masyarakat dan para perangkat desa.

Kepala Desa Sukanagalih, H. Dudung Djaenudin, S.IP, menegaskan bahwa perayaan ini bukan sekadar pesta tahunan, melainkan momentum untuk mempertebal persatuan dan mengingatkan pada hakikat kemerdekaan.

“Kemerdekaan ini lahir dari darah dan air mata para pejuang. Perayaan HUT RI ke-80 harus menjadi pengingat bagi kita semua. Tugas generasi penerus adalah menjaga persatuan, memperkuat gotong royong, dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata,” tegas H. Dudung.

Sementara itu, Kapolsek Pacet melalui AKP Cecep Yusuf menekankan bahwa kepolisian tak hanya hadir mengamankan jalannya acara, tetapi juga menyerap semangat masyarakat.

“Kami pastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Yang membanggakan adalah semangat masyarakat Pacet yang begitu tinggi. Ini bukti bahwa nasionalisme masih hidup, nyata, dan menyala di dada warga,” ujarnya.

Senada dengan itu, Babinsa Koramil 04/Pacet, Serma Sugiono, menilai perayaan HUT RI di Sukanagalih bukan sekadar hiburan rakyat.

“HUT RI bukan hanya pesta, tapi ruang untuk menyalakan semangat merah putih. Generasi muda harus sejak dini ditanamkan cinta tanah air. Kebersamaan yang ditunjukkan warga Sukanagalih adalah kekuatan besar untuk menjaga persatuan bangsa,” ucapnya.

Seorang warga yang hadir pun tak kuasa menyembunyikan kebanggaannya.

“Alhamdulillah, tahun ini jauh lebih meriah. Anak-anak bahagia ikut lomba, orang tua bisa silaturahmi. Bagi kami, ini bukan sekadar hiburan, tapi cara mengenang jasa pahlawan sekaligus menyalakan kembali semangat perjuangan untuk generasi muda,” tuturnya haru.

Sorak sorai warga membahana ketika lomba balap karung digelar, tawa lepas pecah saat tarik tambang berlangsung, dan rasa haru mengalir kala seluruh warga menyanyikan lagu perjuangan bersama.

HUT RI ke-80 di Sukanagalih bukan hanya perayaan. Ia menjelma menjadi potret nyata rakyat yang sederhana, penuh semangat, dan teguh dalam merah putih. Sebuah pesan kuat dipancarkan: kemerdekaan tak boleh hanya dikenang, tetapi harus terus dihidupkan lewat kebersamaan, gotong royong, dan semangat juang yang tak pernah padam.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses