Hallonusantara.com || Cianjur — Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama tim penilai Provinsi Jawa Barat melaksanakan penilaian akhir Program Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (P2WKSS) di Desa Kubang, Kecamatan Sukaresmi, Kamis (4/12/2025). Penilaian ini merupakan rangkaian verifikasi menyeluruh setelah program berjalan selama kurang lebih delapan bulan sejak pencanangan pada Mei 2025.
Kepala Desa Kubang: Pelaksanaan Lancar dan Terapkan Berkelanjutan
Kepala Desa Kubang, Agus Supyan Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh proses penilaian.
“Alhamdulillah pelaksanaan penilaian atau verifikasi Program P2WKSS di Desa Kubang berjalan lancar dan tidak ada kendala yang tidak diharapkan,” ujarnya.
Agus menegaskan bahwa program P2WKSS tidak berhenti pada masa penilaian.
“Kami sangat mengharapkan masyarakat, khususnya warga Desa Kubang, dapat terus menerapkan apa yang telah diprogramkan, terutama terkait kebersihan lingkungan dan aspek lainnya. Semoga sesuai harapan pemerintah desa,” katanya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur.
“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Dengan adanya program ini, manfaatnya dapat dirasakan oleh warga, khususnya di Dusun 1 Kampung Babakan Situ,” tuturnya.
Camat Sukaresmi: Program Harus Berdampak Jangka Panjang
Camat Sukaresmi, Aziz Muslim, menjelaskan bahwa penilaian akhir melibatkan unsur pemerintah kabupaten, perangkat daerah, dan masyarakat.
“Hari ini merupakan hari terakhir penilaian Program P2WKSS setelah delapan bulan berjalan sejak Desa Kubang ditetapkan sebagai lokus. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan, sosialisasi, pembekalan, hingga pelatihan keterampilan,” paparnya.
Aziz berharap seluruh pengetahuan yang diterima masyarakat terus diterapkan dalam jangka panjang.
“Kami berharap masyarakat Desa Kubang tidak berhenti pada hari ini. Paradigma baru yang sudah diberikan melalui pembinaan OPD dapat dimanfaatkan dan tetap dilaksanakan. Contohnya perilaku hidup bersih, tidak membuang sampah sembarangan, hingga ilmu parenting,” ujarnya.
Ia juga menyinggung perkembangan penanganan stunting di wilayahnya.
“Stunting bukan sesuatu yang bisa dihilangkan secara instan, tetapi kita terus berupaya menurunkannya. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari kesehatan keluarga, ekonomi, hingga pola asuh. Kami berkolaborasi dengan pemerintah desa dan pemangku kepentingan agar angka stunting dapat terus ditekan,” jelasnya.
Asisten Daerah I: Desa Kubang Jadi Wakil Cianjur di Tingkat Provinsi
Asisten Daerah (Asda) I Kabupaten Cianjur, Arief Purnawan, menyampaikan bahwa penilaian oleh tim Provinsi Jawa Barat dilakukan untuk melihat progres P2WKSS sejak tahap awal.
“Hari ini adalah penilaian evaluasi oleh tim penilai tingkat provinsi setelah pencanangan pada bulan Mei. Penilaian melihat sejauh mana peningkatan peran serta wanita dalam proses pembangunan,” katanya.
Arief menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi salah satu indikator utama.
“Tujuan akhirnya adalah bagaimana kebiasaan masyarakat berubah, misalnya dalam mendidik anak usia dini atau mengelola pekarangan. Diharapkan kebiasaan ini tetap berkembang setelah evaluasi selesai,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program P2WKSS mencakup berbagai sektor pembangunan.
“Semua aspek pembangunan masuk, mulai dari jalan lingkungan, pendidikan, kesehatan, dan lainnya. Semua dinilai berdasarkan kriteria provinsi dan keseriusan pemerintah desa dengan fasilitasi pemerintah kabupaten,” paparnya.
Desa Kubang, lanjut Arief, dipilih sebagai perwakilan Cianjur ke tingkat provinsi karena memenuhi indikator penilaian komprehensif.
“Desa Kubang mewakili seluruh desa di Kabupaten Cianjur setelah melalui penilaian tim kabupaten. Semua aspek dilihat mulai dari kondisi awal hingga perkembangan program,” ucapnya.
Arief berharap implementasi program dapat terus berlanjut setelah penilaian selesai.
“Harapan kami setelah P2WKSS selesai, kebiasaan yang sudah dibangun masyarakat terus berlanjut. Program tidak hanya berjalan saat penilaian, tetapi tetap dilaksanakan setelahnya,” tutupnya.
(Bet)













