Peristiwa

Kebakaran Toserba Sania di Pusat Kota Cianjur, Polisi Kerahkan Water Cannon, Penyebab Diselidiki Forensik

68
×

Kebakaran Toserba Sania di Pusat Kota Cianjur, Polisi Kerahkan Water Cannon, Penyebab Diselidiki Forensik

Sebarkan artikel ini

Hallonusantara.com || CIANJUR – Kebakaran hebat melanda toko serba ada (toserba) Sania yang berlokasi di Jalan dr. Moewardi, Kecamatan Cianjur, Kota Cianjur, Sabtu (24/1/2026) sore. Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas gabungan mengerahkan hingga 10 unit armada pemadam dan berjibaku selama lebih dari dua jam.

Kapolres Cianjur AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran yang terjadi di kawasan padat aktivitas ekonomi tersebut. Hingga kini, nilai kerugian material masih dalam proses pendataan.

“Alhamdulillah, tidak ada korban nyawa. Saat ini kami fokus pada pendinginan dan pendataan kerugian,” ujar Kapolres saat ditemui di lokasi kejadian.

Pemadaman kebakaran melibatkan mobil pemadam kebakaran Kabupaten Cianjur, kendaraan tangki air dari sejumlah instansi, serta dukungan kendaraan taktis APC dan satu unit water cannon milik Polres Cianjur. Aparat kepolisian juga melakukan pengaturan lalu lintas guna memperlancar proses pemadaman dan evakuasi.

Kapolres menegaskan, keberhasilan pengendalian api merupakan hasil sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.

“Yang bergerak bukan hanya damkar atau kepolisian. Ini kerja bersama seluruh elemen, termasuk masyarakat. Inilah kekuatan komunitas Cianjur saat menghadapi bencana,” tegasnya.

Api mulai ditangani sekitar pukul 15.30 WIB dan dapat dikendalikan sepenuhnya sekitar pukul 17.00 WIB, sebelum dilanjutkan dengan proses pendinginan menyeluruh untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala.

Menurut Kapolres, kondisi bangunan yang tergolong tua serta faktor angin menjadi kendala utama sehingga api sempat cepat menjalar di dalam bangunan toko.

Terkait penyebab kebakaran toserba Sania, Polres Cianjur memastikan akan melakukan penyelidikan mendalam dengan melibatkan tim forensik, baik dari Jakarta maupun Bogor, guna memastikan sumber api secara ilmiah dan akurat.

“Penyebab kebakaran akan ditentukan melalui pemeriksaan forensik agar hasilnya objektif dan bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya.

Kapolres Cianjur mengakhiri keterangannya dengan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran, mulai dari petugas lintas instansi hingga warga sekitar yang turut membantu pengamanan dan pemadaman.

“Ini adalah musibah. Terima kasih atas kerja keras semua pihak. Kebersamaan inilah yang membuat penanganan kebakaran bisa cepat dikendalikan,” pungkasnya.

(Bet)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses